Meneg BUMN: Pasokan Semen Aman Hingga 2014

Pasokan semen di dalam negeri aman hingga tahun 2014. Pasalnya, pabrik semen termasuk Semen Gresik (SG) Group, berkomitmen meningkatkan kapasitas produksinya untuk mencukupi kebutuhan semen di tanah air.

Meneg BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, memang ada kebijakan dari pemerintah pabrik seperti Semen Gresik Group akan terus meningkatkan produksinya sampai tahun 2014. "Saya tegaskan kebutuhan semen di tanah air masih aman dan tidak perlu khawatir," katanya kepada beritajatim.com di kantor PPS PT Semen Gresik, Selasa (16/2/2010).

Menurut Mustafa Abubakar, kendati pasokan seman dalam negeri aman. Namun, setelah tahun 2014 harus dipikirkan lagi. Sebab, grafik permintaan semen dalam negeri kecenderungannnya naik sehingga perlu ada tambahan pabrik semen baru. "Sebelum kebutuhan semen defisit mulai saat ini perlu dibangun pabrik semen baru guna mengantisipasi kekurangannya," paparnya.

Menanggapi hal ini Dirut PT Semen Gresik, Dwi Soetjipto menuturkan, kebutuhan semen pada 2010 bakal mengalami peningkatan drastis terkait positifnya pertumbuhan ekonomi regional. "Jika kebutuhan semen mendesak kami siap meningkatkan pasokan dan mengurangi ekspor semen," ujarnya.

Setiap tahun ekspor Semen Gresik terus mengalami penurunan. Pada 2007, semen yang diekspor hanya sebesar 2 juta ton. Tahun 2008 berkurang menjadi 1,5 juta ton, dan tahun 2009 turun menjadi 1 juta ton.

Dwi Soetjipto menjelaskan, imbas naiknya pertumbuhan semen dalam negeri antara 6 hingga 7 persen pada tahun ini, pihaknya siap menambah lagi kebutuhan semen dalam negeri sebesar 10 juta ton dari kapasitas produksinya sebesar 19,5 juta ton pada 2010.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy