Pedoman Kode Etik

“Perseroan senantiasa mendorong kepatuhan terhadap standar etika dan berkomitmen untuk mengimplementasikannya, serta mewajibkan seluruh pimpinan dari setiap tingkatan bertanggungjawab untuk memastikan bahwa pedoman perilaku dipatuhi dan dijalankan dengan baik pada jajaran masing-masing”

Sebagai perusahaan publik, Perseroan  bertanggung jawab untuk memenuhi harapan Pemegang Saham dan  Pemangku Kepentingan (stakeholders).

Perseroan  dikelola secara profesional dengan senantiasa menjaga dan membina hubungan dengan semua Pemangku Kepentingan (stakeholders) sesuai standar etika bisnis. Dalam mengemban tanggung jawab tersebut, Perusahaan menerapkan Pedoman GCG secara konsisten, yang ditunjang dengan standar etika perilaku bisnis dan individu  yang dituangkan dalam Pedoman Kode Etik Semen Gresik.

Pedoman tersebut memberikan petunjuk praktis dan pedoman perilaku bagi seluruh Organ Perusahaan, Pegawai Perusahaan, Anak Perusahaan dan Afiliasi serta Pemangku Kepentingan (stakeholders) lainnya yang harus dipatuh dalam berinteraksi dengan semua pihak, dan harus dijadikan landasan dalam proses pengambilan keputusan, serta sebagai sarana untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif dalam mendukung terlaksananya kegiatan Perusahaan dengan baik dan benar, dalam batas-batas norma dan etika berusaha sesuai dengan Pedoman GCG. Selain hal tersebut Pedoman Kode Etik ini sebagai sarana untuk terciptanya hubungan yang harmonis, sinergis dan saling menguntungkan antara Pemangku Kepentingan (stakeholders) dengan Perusahaan.

Pedoman Kode Etik Perseroan telah dilakukan penyusunan ulang atas butir-butir ketentuan dalam Pedoman Kode Etik Perusahaan yang telah ada, menyesuaikan kembali aturan di dalamnya dengan Pedoman GCG dan praktek-praktek lazim terkini. Langkah tersebut diikuti dengan sosialisasi dan pemberlakuan Pedoman Kode Etik Perseroan.  

Pedoman Kode Etik Perusahaan ini digunakan sebagai landasan untuk membentuk dan mengatur tingkah laku yang konsisten berdasarkan prinsip-prinsip berkesadaran etis (ethical sensibility), berpikir etis (ethical reasoning), dan berperilaku etis (ethical conduct) sebagai bagian upaya menumbuhkan integritas yang tinggi. Pada akhirnya integritas tinggi yang menyertai penerapan tata kelola yang baik akan menjamin perwujudan visi, misi, falsafah, nilai-nilai dan Budaya Perusahaan.

Pernyataan Kepatuhan

Untuk membangun budaya kepatuhan di seluruh lini organisasi, Perusahaan menyebarkan Pernyataan Kepatuhan untuk semua pegawai agar melaksanakan standar etika yang harus ditanda-tangani. Penerapan nilai etika ini menjadi bagian dari kepatuhan atas pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance - GCG).

Pokok-pokok Kode Etik

Pedoman Kode Etik Perusahaan menjelaskan kebijakan perilaku perusahaan, jenis-jenis pelanggaran, mekanisme pengaduan pelanggaran maupun sangsi bagi pelanggaran yang terjadi. Kebijakan perilaku mengatur hal-hal yang menjadi tanggung jawab Perusahaan, individu jajaran Perusahaan maupun pihak lain yang melakukan bisnis dengan Perusahaan, meliputi:

1. Etika Bisnis Perusahaan

Merupakan penjelasan tentang bagaimana sikap dan perilaku Perusahaan sebagai suatu entitas bisnis bersikap, beretika dan bertindak dalam upaya   menyeimbangkan kepentingan Perusahaan dengan kepentingan stakeholder sesuai dengan prinsipprinsip GCG dan nilai-nilai korporasi yang sehat.

2. Etika Perilaku Individu
Merupakan penjelasan tentang bagaimana individu jajaran Perusahaan dalam berhubungan, bersikap, beretika dan bertindak sesuai kaidah-kaidah dan ketentuan yang berlaku.

Aturan pokok yang tercakup pada Etika Bisnis Perusahaan dengan aspek yang kritis terhadap jalannya operasional perusahaan diantaranya lain: (i) Etika dalam berhubungan dengan pemangku kepentingan; (ii). kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja; (iii) Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan; (iv) Kesempatan kerja yang adil; (v) Pemberian dan penerimaan hadiah dan donasi; (vi) Hak kekayaan intelektual;
(vii) Etika berkompetisi; (viii) Etika hubungan dengan stakeholders; (ix) Etika hubungan kerja. Sedangkan Etika Kerja yang harus dipenuhi oleh individu jajaran Perusahaan, meliputi: (i) Integritas dan komitmen; (ii). Penyalahgunaan jabatan; (iii). Etika berhubungan dengan Manajemen dan sesama karyawan; (iv). Kerahasiaan informasi; (v) Insider Trading; (vi) Perlindungan dan penggunaan aset secara efisien; (vii) Citra Perusahaan; (viii) Keterlibatan dalam penyalahgunaan alkohol dan napza.

Sosialiasi Kode Etik
Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan sosialisasi secara efektif dan menyeluruh dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Melakukan sosialiasi Code of Conduct kepada seluruh jajaran Perusahaan, pelanggan dan mitra kerja secara berkala.
  • Melakukan evaluasi atas pencapaian atau pemahaman kepada jajaran Perusahaan, baik pada masa orientasi maupun masa bekerja.
  • Pengkajian secara berkala butir-butir aturan Code of Conduct dalam rangka pengembangan Code of Conduct lebih lanjut.

Penyelenggaraan sosialisasi ini dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan, selaku penanggung jawab implementasi GCG dan Code of Conduct berkordinasi dengan Unit Kerja terkait.

BUDAYA PERUSAHAAN

Budaya Perusahaan merupakan sumber dari seluruh pranata organisasi (software) pengaturan pengelolaan perusahaan, yang dikembangkan dari falsafah dan nilai-nilai yang menjadi pedoman dan keyakinan insan Perusahaan dalam melaksanakan tugasnya. Falsafah Perusahaan adalah “Berprestasi, Berdaya saing dan Bertanggung Jawab“.

Dengan falsafah tersebut, Perusahaan menerapkan seperangkat nilai-nilai,yakni: Kelestarian Perusahaan, Pengembangan Diri, Keunggulan, Kebanggaan, Kepuasan, Kreativitas, Inovasi, Keteguhan Hati dan Gotong Royong.

Melalui penerapan GCG, Perusahaan mentargetkan meningkatnya dan terbangunnya budaya perusahaan pada seluruh jajaran karyawan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, dengan nilai-nilai mencakup:

  • Meyakini bahwa hasil dapat dikendalikan
  • Meyakini bahwa segala sesuatu dapat dibuat lebih baik
  • Memiliki kemauan, kesanggupan, dan kemampuan
  • Memiliki keterbukaan dan kemauan bekerja sama
  • Memiliki kepedulian terhadap lingkungan
  • Mampu berprestasi dan bersaing dengan penuh rasa tanggung jawab
  • Mampu mengembangkan diri, memupuk kreativitas,dan melakukan inovasi
  • Mampu memilih tindakan dengan risiko yang diperhitungkan
  • Mampu memanfaatkan umpan balik untuk perbaikan yang berkesinambungan

Untuk melihat secara lengkap, silahkan klik di Pedoman Kode Etik PT SG.pdf (477.70 kb)

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy