Pengambilan sumpah dan janji serta pelantikan pengurus KWSG periode 2009-2013 mengakhiri acara inti rapat anggota Pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus & Laporan Pemeriksaan Pengawas KWSG tahun buku 2008 yang di selenggarakan 31 Maret 2008 di gedung PPS Gresik. Pengurus Baru KWSG, I Ketut Arsha Putra selaku Ketua, Suhandik Sekretaris, Satriyo Trisulo Bendahara saat itu menirukan bacaan naskah pelantikan yang diucapkan oleh Djikin Isnomo dari Dinas Koperasi Usaha Kecil & Menengah Kabupaten Gresik, disaksikan Ketua Dekopinda, para Pengawas KWSG, Ketua Kelompok dan karyawan KWSG.
Pada rapat anggota tersebut juga disahkan 5 keputusan lainnya: Mengesahkan neraca per 31 Desember 2008 dan perhitungan SHU periode 1 Januari – 31 Desember 2008. Mengesahkan pembagian SHU tahun buku 2008; Mengesahkan pembagian uang muka SHU kinerja Januari–Juli 2009 dibagikan menjelang hari raya September 2009; Mengesahkan pelimpahan wewenang kepada pengurus KWSG untuk menunjuk akuntan publik guna pemeriksaan tahun buku 2009 dan Mengesahkan kenaikan simpanan wajib anggota KWSG dari Rp 5.000 menjadi Rp 20.000.
Sebelumnya, I Ketut dalam sambutan pembukanya mengingatkan hadirin agar kembali tujuan utama didirikannya Koperasi, kumpulan orang-orang untuk kesejahteraan bersama. Kemudian dipertegas oleh Agus Mulyono Dinas Koperasi Usaha Kecil & Menengah Kabupaten Gresik bahwa kita harus kembali pada khitah pendirian koperasi, sebagai kumpulan orang-orang yang sepakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Ketua Pengurus juga menghimbau pada para anggota,“Mari tingkatkan kerjasama sehingga 2009 target omzet 1,2 T dan SHU 16 milyar bisa tercapai. Mohon dukungan dan doa bapak-bapak/ibu-ibu. Semoga KWSG tetap jaya dan memberi manfaat maksimal pada seluruh anggotanya.”
“Pergantian pengurus adalah hal biasa, dengan harapan agar KWSG bisa lebih maju dan mampu mengikuti perkembangan zaman dan ekonomi global,” kata Djoko Jatmono TR Ketua Pengawas KWSG. Mewakili Pelindung KWSG, Djoko menyatakan terima kasih kepada seluruh pengurus dalam perannya memajukan organisasi. “Mari terus tingkatkan prestasi dengan selalu memperhatikan: efisiensi biaya, pengembangan usaha yang realistis dengan profitabilitas tinggi dan hal-hal lain yang jadi tugas Pengurus. Saran kritik yang realistis dan membangun dari anggota tetap dibutuhkan. Ketua kelompok dan anggota diharapkan ikut aktif dalam menyemarakkan kegiatan KWSG,” himbaunya.
Sudigno, Ketua Dekopida Kab Gresik sekali lagi menyatakan bahwa KWSG adalah sebuah koperasi yang sudah berskala nasional, hal ini berdasar hasil survei dari Dewan Koperasi Pusat tahun 2007/2008. KWSG adalah koperasi terbesar no. 2 se Indonesia dinilai dari omzetnya dengan kinerja yang bagus. ”Saya ikut bangga dengan KWSG dan perangkatnya. Apalagi tahun ini KWSG telah menaikkan simpanan wajibnya” ujarnya. Dekopindo juga punya program untuk memodernisasi toko-toko koperasi yang konvensional.