Menteri Perindustrian MS Hidayat berencana meminta Menteri Keuangan Sri
Mulyani untuk memberikan insentif fiskal bagi produsen produk ramah
lingkungan. Hal ini ditegaskannya usai Pemberian Penghargaan Industri Hijau 2010 di Jakarta Convention Center, Sabtu (6/3/2010).
Kementerian
Perindustrian telah memberikan penghargaan kepada industri yang ramah
lingkungan. Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk insentif untuk
industri yang menerapkan teknologi ramah lingkungan.
"Selain
harganya yang kompetitif, ecoproducts juga menawarkan
kelebihan-kelebihan yang lain kepada konsumen seperti segi kesehatan
lebih terjamin, kepuasan dalam pemakaian produk, serta ramah
lingkungan," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat di sela-sela acara
Pemberian Penghargaan Industri Hijau 2010, Sabtu (6/3/2010).
Menurut
Hidayat, di negara maju, sudah banyak perusahaan yang mendapatkan
insentif karena menerapkan teknologi ramah lingkungan di perusahaannya.
Dia berharap, sistem tersebut juga diterapkan di Indonesia.
"Mungkin untuk yang menang dikasih keringanan sebagai suatu apresiasi," ujarnya. Oleh
karena itu, Hidayat akan meminta Menteri Keuangan untuk memberikan
insentif terkait produksi ramah lingkungan tersebut. Namun, dirinya
belum memastikan bentuk insentif fiskal yang akan diberikannya.
"Pada
waktunya, saya akan minta Menkeu agar mereka yang menjadi juara ini
memperoleh insentif fiskal. Jangan bilang begitu (pajak), nanti ada
yang merah kupingnya. Yang jelas bagi mereka yang menjuarai dan
mempelopori eco products,” tegasnya.
Hidayat menambahkan
pemberian penghargaan kali ini juga merupakan bentuk dari upaya
pemerintah untuk mendorong industri menerapkan prinsip ramah
lingkungan. Dengan penghargaan ini, lanjutnya, diharapkan produsen
menyadari pentingnya produk ramah lingkungan. Hal ini disebabkan ketika
kerusakan lingkungan terjadi, maka sumber daya alam yang dapat
dimanfaatkan sebagai bahan baku mulai berkurang dan itu bisa
memengaruhi kinerja perusahaan.
"Contohnya industri yang
menggunakan bahan baku hasil hutan yang saat ini semakin berkurang
karena terjadinya kerusakan hutan," ungkap dia.
Untuk
penghargaan Industri Hijau 2010 ini, pemenangnya antara lain adalah PT
Pupuk Kaltim, PT Semen Gresik, dan PT Krakatau Steel untuk kategori
BUMN. Untuk kategori industri besar, pemenangnya adalah PT Holcim
Indonesia, PT Riau Andalan Pulp and Paper, dan PT Tri Polyta Indonesia.
Untuk kategori IKM adalah PT Ekanindya Karsa, Majestic Buana Group, dan
AKAS.