Pemerintah beli 1,25% saham Semen Gresik

Pemerintah melalui PT Danareksa dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) resmi menjadi pemilik 1,25% saham PT Semen Gresik Tbk, produsen semen terbesar nasional, yang dilepas oleh Rajawali Group. Dengan demikian, kepemilikan pemerintah di perusahaan semen yang berbasis di Gresik, Jawa Timur, itu kini meningkat menjadi 26,15%.

Managing Director For Business development Rajawali Corporation Darjoto Setyawan mengatakan pihaknya telah menjual sisa saham minoritas yang masih ada kepada pemerintah pada 30 April. "Kami menerima suratnya [terkait transaksi] tadi pagi. Pembelinya pemerintah [Danareksa dan PPA|. Jadi, memang sesuai dengan batas waktu pembelian yang kami tetapkan," ujarnya kemarin.

Rajawali, sebagaimana disebutkan Darjoto pada 31 Maret, menjual saham Semen Gresik seharga Rp7.000 per saham, sama besar dengan harga penjualan terbatas kepada sejumlah pemodal, dibantu JPMorgan Chase Co. Dengan perhitungan harga jual tersebut, nilai transaksi 1,25% saham tersebut akan setara dengan Rp5l6,93 miliar. Harga jual Rp7.000 ini terdiskon 15% dari harga saham Semen Gresik per penutupan kemarin yang sebesar Rp8.250.

Dihubungi terpisah, President Director Danareksa Sekuritas Marciano Hersondrie Herman membenarkan hal itu. "Meskipun secara resmi sudah dibeli, penyelesaian transaksi belum rampung dan masih menunggu proses. Semen Gresik itu kan tercatat di bursa, jadi transaksinya harus mematuhi ketentuan yang berlaku." Dia menolak memerinci skema pendanaan transaksi yang dilakukan bersama dengan PPA itu.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy