PROSPEK PASAR SEMEN 2011
Para produsen semen menargetkan pertumbuhan penjualan semen nasiional tahun depan mencapai 10% dibandingkan penjualan tahun ini yang diperkirakan mencapai 40 juta ton. Penyebabnya adalah maraknya pengerjaan proyek-proyek infranstruktur dan properti di 2011. “Kami perkirakan, konsumsi semen akan mampu mencapai 44 juta ton,” kata Erwin Aksa, CEO Bosowa Group, kemarin.
Menurut Erwin, perkiraan pertumbuhan 10% itu lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan konsumsi semen selama ini yang berkisar 5%-7% per tahun. Tahun ini, misalnya, rata-rata pertimbuhan konsumsi semen dipastikan hanya sekitar 7%. “Namun, tercapai tidaknya target tahun depan itu, tergantung dari proyek infrastruktur pemerintah,” kata Erwin.
Senada, Urip Trimuryono, Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) menegaskan, proyek-proyek infrastruktur pemerintah sangat mempengaruhi penjualan semen. Tahun ini, misalnya laju permintaan semen tak begitu cepat karena proyek infrastruktur pemerintah hanya menyerap sedikit. Alhasil, penjualan semen tahun ini masih mengandalkan proyek swasta.
Perinciannya, proyek pemerintah hanya menyerap sekitar 30% penjualan semen. Sedangkan sisanya dari proyek swasta. Itu sebabnya, pertumbuhan konsumsi semen tahun ini hanya sekitar 7%.
Untuk tahun depan, para produsen semen optimistis, pemerintah akan mempercepat proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang belum berjalan tahun ini, sehingga konsumsi semen tahun depan bakal lebih tinggi. Karena itu, beberapa produsen semen pun sudah mulai mengantisipasi kemungkinan akan terjadinya lonjakan konsumsi semen tahun depan.
Bosowa misalnya, akan meningkatkan produksinya tahun depan 38%. Menurut Erwin, tahun ini, produksi Bosowa hanya sekitar 1,8 juta ton per tahun. “Pada tahun 2011, produksi semen Bosowa bisa mencapai 2,5 juta ton per tahun,” katanya.
Upaya menggenjot produksi juga dilakukan PT Semen Padang. Perusahaan semen pelat merah ini sedang berusaha menaikkan kapasitas produksinya melalui pabrik baru berkapasitas 3 juta ton. Dus, total produksi Semen Padang akan mencapai 9 juta ton. Sementara PT Semen Baturaja berencana menaikkan produksi sebesar 25%.