PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menargetkan pertumbuhan laba sebesar 20 persen di akhir tahun 2009. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan konsumsi semen nasional yang diperkirakan akan naik hingga 3 persen.
Menurut Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto, selain bergantung kepada naiknya konsumsi semen, perseroan juga akan melakukan berbagai efisiensi dalam kegiatan operasinya. "Dengan konsumsi semen nasional naik antara 1-3 persen, maka bottom line kita bisa tumbuh sekitar 20 persen," ujarnya di Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Selasa (15/9/2009) malam. Hingga akhir tahun 2008 lalu, BUMN semen itu telah mencatat laba sebesar Rp 2,52 triliun, dengan peningkatan 20 persen maka laba bersih yang bisa diraup sebesar Rp 3 triliun.
Dalam mencapai target produksi tersebut, perseroan juga akan menggenjot volume produksi menjadi 18 juta, meningkat dari volume tahun sebelumnya yang hanya 17,8 juta ton. Tahun depan, perusahaan plat merah itu berencana kembali meningkatkan volume produksi menjadi 19,5 juta ton. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan semua peralatan pabrik yang ada dengan cara de-bottlenecking. Sedangkan pada tahun 2012, emiten berkode SMGR itu mengharapkan kapasitas produksinya bisa mencapai minimun 20 juta dengan mulai beroperasinya pabrik Tuban IV.