Raih Proper Hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup

Melihat Kiprah PT. Semen Gresik (Persero) Tbk di Usianya ke-53 Tahun

Kepedulian Semen Gresik terhadap lingkungan sekitar patut diacungi jempol. Tak hanya masyarakat yang mengapresiasi kepedulian SG tersebut. Tapi, pemerintahan juga mengapresiasi dengan telah diraihnya penghargaan Industri Hijau dari Kementrian Perindustrian atas konsistensi perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dalam aktivitas operasionalnya. Juga, Proper Hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup karena SG memiliki sistem kelola lingkungan yang berkesinambungan, melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan, serta melakukan upaya 3R (reduce, reuse, recycle).

PARTISIPASI tersebut merupakan bentuk peran SG dalam pelestarian lingkungan untuk penyelamatan bumi dari pemanasan global. Kabag Program Kemitraan dan Bina Lingkungan SG, Faf Adisamsu mengungkapkan, ada beberapa partisipasi yang sudah dilakukan Semen Gresik. Diantaranya, pada Januari lalu, SG melakukan pemnghijauan kawasan sumber mata air Gua Srunggu di desa Tuwiri wetan, kecamatan Merakurak. Ada sekitar 5000 bibit pohon yang ditanam di kawasan tersebut. Kegiatan penghijaun itu bertujuan sebagai konservasi sumber mata air di kawasan tersebut.

Selanjutnya, Maret lalu SG juga melakukan penghijauan di area pantai mulai pelabuhan khusus Socorejo hingga desa Temaji, kecamatan Jeru. Di pantai sepanjang 3 km tersebut ditanam 17 ribu batang pohon terdiri dari mangrove (12 ribu pohon) dan cemara laut (5 ribu pohon). ”Ini untuk mencegah dan menanggulangi abrasi laut,” tuturnya. Perusahaan pelat merah itu juga melakukan penghijauan di sekitar lokasi pabrik. Diantaranya, penghijauan di Desa Karanglo, kecamatan Kerek. Di desa terdekat dengan area penambangan bahan baku tersebut, SG menanam 2000 pohon mahoni, tanjung, dan glodokan.

Pada Juli lalu, Semen Gresik juga melakuakn penghijauan ruas jalan utama Tuban-Widang dan Manyar-Sedayu, Gresik. Total ada 13 ribu batang mahini yang ditanam di kedua ruas jalan tersebut. ”Dalam waktu dekat akan dilanjutkan penghijauan di ruas jalan Babat-Gresik,” kata dia. Sementara, Senin (4/10) lalu SG melakukan penghijauan di Desa Kedungharjo kecamatan Widang, SMP Negeri 2 Rengel, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Tuban. SG menyumbangkan 5000 bibit pohon mangga untuk kegiatan tersebut.

Faf menambahkan, dalam waktu dekat SG akan kembali berpartisipai dalam penataan hutan kota yang merupakan program Pemkab Tuban untuk membuat paru-paru kota dengan penanaman penghijauan di area eks pabrik kapur. Penataan ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang sudah direalisasikan pada 2008 lalu.

Kabag PKBL mengatakan, program penanaman turus jalan Tuban-Ridang, Manyar-Sedayu, dan sebentar lagi Babat-Gresik, serta semua penghijauan yang dilakukan SG merupakan bagian partisipasi perusahaan terhadap program pemerintah. Program yang dimaksud, kata dia, adalah penanaman 1 miliar pohon yang dicanangkan pemerintah khususnya kepada semua perusahaan BUMN. Ini sebagai bentuk sinergisitas antar BUMN yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. Juga, sebagai dukungan Semen Gresik terhadap program pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.

Selain penghujauan, SG dalam kegiatan operasional perusahaan sudah mengaplikasikan peralatan alternative fuel yang merupakan bentuk implementasi dari program mekanisme pembangunan bersih (clean development machanism/CDM). Dengan peralatan ini, perusahaan dapat menghemat bahan bakar sampai sekitar 5-7 persen pada 2012 mendatang.

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy