Kembali, Rekor Produksi Terak Dipecahkan

Setelah berhasil beroperasi selama 333 hari yang merupakan pencapapain hari operasi tertinggi yang pernah diraih Kiln, disusul kemudian berkali-kali operasi 1000 jam, kini Kiln menunjukkan ’tajinya’ lagi dengan produksi yang berhasil dicapai, yaitu 248.551 ton terak. Bahkan yang lebih membanggakan, pada bulan Juli kemarin Kiln Tuban # 1 sama sekali tidak mengkonsumsi bahan bakar I.D.O., dan hanya down selama 6 jam.
 
”Produksi tertinggi ini pertama kalinya dicapai, itu karena running hours Kiln bulan ini cukup tinggi”, ujar Choirul Fuad, Kasi Operasi RKC # 1, mengomentari keberhasilan unit kerjanya mencapai produksi tertinggi, Senin (3/8). Utilisasi itulah yang menyebabkan running hours juga tinggi, ditunjang inspeksi peralatan terhadap critical part, sehingga dicapai kestabilan operasi yang berdampak langsung terhadap meningkatnya Kiln feed.
 
”Pada bulan-bulan terakhir ini, kami juga me-revitaslisasi kegiatan otonomous dan menggalakkan kembali sistem planned maintenance, sehingga gangguan peralatan bisa diminimalkan,” tambah Fuad. Tetapi, tambahnya, hal itu tidak akan berjalan tanpa kerjasama dari unit kerja terkait terutama pemeliharaan mesin, listrik, intsrumen, utility, bengkel, dan lain-lain.
 
”Ini bisa terjadi karena komunikasi antar unit kerja terjalin dengan sangat harmonis, terbukti tidak ada trouble elektrik atau instrumen pada Sabtu-Minggu, semoga kedepan kerjasama ini semakin baik,” harap Fuad. Pasokan power listrik diakuinya juga bagus, sehingga pada bulan ini tidak ada black out (pemadaman) mendadak.
 
Ditempat terpisah, Martanus Sanjaya, Kabag. Produksi Terak, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini membuktikan aktivitas overhaul sebelumnya berjalan dengan baik; ”Sehingga tidak ada down Kiln yang disebabkan oleh kerusakan peralatan, saya berharap sisa bulan di tahun ini tidak ada gangguan apapun, sehingga target 2009 bisa terpenuhi,” harapnya (3/8)
 
Dia menuturkan, jajaran di bawahnya saat ini sedang fokus untuk menghadapi tantangan produksi 2010 yang semakin berat. ”Sekarang sudah pada tahap detail activity artinya kita sudah sampai pada tahap inventarisir akhir. Untuk pada saat realisasinya tinggal tahap pengontrolan,” tandasnya.
 
Perlu diketahui pencapaian produksi terak sampai akhir Juli 2009 ini, mencapai 102,5% terhadap RKAP, yaitu 4.286.647 ton terak, RKAP 4.181.500 ton. Sedangkan produksi semen pada periode yang sama berhasil membukukan 4.753.653 ton semen dengan RKAP 4.742.980 ton atau tercapai 100,2%.
 
Menanggapi keberhasilan unit kerja dibawahnya, Hartono, Kadiv. Produksi Terak, megatakan bahwa pencapaian ini merupakan kado istimewa untuk SG tercinta yang  memasuki usia ke-52 tahun. ”Memang spirit ber-continous improvement saat ini sudah tertanam di benak pegawai, sehingga tidak sulit untuk mengejar setiap target yang ditetapkan,” tambahnya sesaat setelah mengikuti rapat koordinasi produksi dengan Direktur Produksi di Main Office.
 
Sementara itu di tempat berbeda, Suparni, Direktur Produksi, mengatakan bahwa prestasi tersebut karena utilisasi operasi semakin baik, yield peralatan semakin tinggi sehingga running hours peralatan juga meningkat yang secara langsung akan menaikkan rate produksi secara keseluruhan. ”Terima kasih atas kerjasamanya, sehingga target yang ditetapkan perusahaan bisa dicapai,” tambahnya
 
”Tolong prestasi yang baik ini bisa ditingkatkan atau minimal dipertahankan”, katanya. Dia juga mengakui saat ini tingkat kesadaran, etos kerja dan semangat pegawai sudah sangat baik untuk kemajuan SG secara keseluruhan. ”Dengan semangat untuk selalu berprestasi ini, sangat positif bagi kemajuan SG secara umum,” pungkasnya mengakhiri pembicaraan.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy