Dunia pendidikan di kabupetan Gresik kembali bisa berbangga hati. Setelah berhasil menelorkan Wildan peringkat 1 Ujian Nasional (Unas) untuk tingkat Propinsi Jawa Timur, kini siswa SD Semen Gresik menjadi juara 1 tingkat Jawa Timur bidang Olimpiade Sains.
Prestasi itu digondol oleh Ihsan Fahmi siswa SD Semen Gresik. Dengan diraihnya Olimpiade Sains itu, berarti sekolah SD Milik PT Semen Gresik itu akan mewakili Jawa Timur dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang akan di gelar di Medan, 1-7 Agustus mendatang.
"Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih anak didik kami Ihsan Fahmi dari SD Semen Gresik. Keberhasilan ini tidak luput dari kerja keras, siswa, terutama guru dan orang tua. Dan kita doakan semoga OSN di Medan Agustus mendatang menang," ujar mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Gresik.
Kutu Buku, Juara I Olimpiade Sains se-Jatim
Senang dan gembira dirasakan Ihsan Fahmi Rofananda (10), siswa SD Semen Gresik yang tinggal di Perumahan Semen Gresik, Kelurahan Sidomoro, Gresik, setelah berhasil menyisihkan 114 temannya dan menyabet juara I Olimpiade Sains se-Jawa Timur.
Sejak kelas I SD, putra pertama dari pasangan Ngarof Chusnaini dengan Pratiwi Aprilyanti Nila Kandi ini memang selalu menduduki rangking teratas di sekolahnya. "Memang anak saya selalu rangking pertama, sejak kelas I dan yang tak pernah berhenti itu selalu baca buku apa saja," kata Ngarof, orang tua Ihsan saat ditemui di rumahnya, Kamis (13/5/2010).
Sebenarnya siswa SD milik PT Semen Gresik itu, setelah berhasil menjadi juara Olimpiade Sains se-Jatim, juga mengikuti IMSO (International Mathematics and Science Olympiade) di Jakarta. Pada tahap pertama lolos, begitu menginjak tahap kedua, siswa yang bercita-cita menjadi arsitek sipil itu mendadak sakit dan harus opname di RS Semen Gresik selama tiga hari.
"Memang benar saya ikut IMSO, mau tahap dua sakit, ya gimana lagi, ikut yang OSN di Medan Agustus saja," kata siswa kelahiran 22 Juli 1999 itu.
Saat ditanya persiapan seperti apa sebelum mengikuti lomba. "Belajar seperlunya saja. Kalau ada waktu ya belajar, kalau tidak ya main game atau baca-baca," katanya.