Siap dirikan pabrik di Papua
Kebijakan pemerintah mengarahkan konsentrasi pembangunannya ke Kawasan Indonesia Timur (KIT), disambut baik kalangan dunia usaha. Mengantisipasi banyaknya proyek pembangunan di KIT, PT Semen Gresik (Persero) Tbk. (SG) ancang-ancang untuk membangun pabrik di papua. "Saat ini tim pencari bahan baku sedang mematangkan kajian untuk membangun pabrik di Papua," ungkap Sunardi Prionomurti, Sekretaris Perusahaan PT. Semen Gresik, pekan lalu.
Dikatakan dia, potensi pasar di KTI sangat bagus. Perusahaan berkode SMGR di lantai bursa itu pun kepincut untuk memperkuat posisinya di KIT. "Sebuah peluang bagus tentunya harus digarap dengan cepat," lanjutnya.
Sunardi mengakui, untuk mewujudkan sebuah pabrik di Papua bukan perkara yang mudah. Butuh proses panjang, mulai dari kajian ketersediaan bahan baku, untung rugi bisnis hingga potensi pasar yang bisa digarap ke depannya.
"Sekarang ini kita masih sangat awal. Kan masih tahap kajian. Jadi, prosesnya hingga pabrik berdiri masih sangat panjang," jelasnya.
Secara prinsip, kata Sunardi, tim pencari bahan baku memang sedang mencari sumber bahan bakunya. Kebetulan di Papua sumber bahan baku tersebut tersedia.
Diakui Sunardi, keberadaan pabrik di Papua akan sangat menunjang rencana ekspansi perseroan untuk semakin menguasai pasar KIT. Karena dengan keberadaan pabrik, jalur distribusi akan ditempuh lebih cepat sehingga barang pun bisa cepat sampai ke konsumen.
"Saat ini di Papua, Semen Gresik membangun packing plant di Sorong berkapasitas 600.000 ton semen per tahun dan dilengkapi silo dengan kapasitas 10.000 ton dan dermaga 150 meter," bebernya.