Sebuah hajatan sosial menandai kegiatan awal HUT SG ke 52. Kali ini Khitanan Massal dengan peserta terbanyak dalam lembar sejarah yang pernah digelar perusahaan selama ini.
Sudah wajar pada setiap momen itu akan terdengar suara tangis dan raungan anak kecil serta kerumuman para pengantar dari keluarganya. Sebuah sumbangsih nyata kepedulian SG kepada masyarakat yang kurang beruntung di hari istimewa HUT SG ke 52, mengingatkan akan syair lagu lama Iwan Fals yang pernah melejit di tahun 80 an yaitu sunatan massal.
Suasana menjadi semakin khidmat karena Dirut Dwi Soetjipto menyempatkan hadir, berbaur dengan peserta sambil memberi semangat kepada anak-anak yang dikhitan.
“Kegiatan ini merupakan pembuka dari serangkaian acara yang akan digelar dalam memperingati HUT SG ke 52, aksi sosial ini sebagai bukti bahwa perusahaan selalu berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar khususnya mereka yang kurang mampu,” ujarnya.
Menurut Kabag PKBL Faf Adisamsul, Khitanan kali ini tidak melibatkan calak (khitan tradisional), tetapi menggunakan 50 tenaga medis dan 2 dokter serta ahli anestesi. Selain itu, pada khitanan kali ini jumlah pesertanya terbanyak jika dibanding acara serupa pada tahun-tahun sebelumnya, yang pernah digelar SG.
Sebanyak 565 anak yang rata-rata berasal dari keluarga kurang mampu dari berbagai kecamatan di Gresik dan sekitarnya, seperti Benjeng, Balong Panggang Duduk Sampeyan, Menganti, Dukun dan Panceng bahkan dari Benowo dan Gunung Sari Surabaya.
Mereka sudah datang sejak pagi sekitar pukul 5.30 wib dengan dijemput 18 kendaraan nyentrik dari Mobil Club SG dan angkutan umum lainnya. Pagi itu halaman Wisma A Yani penuh sesak dengan parkir dan lalu lalang kendaraan pengantar.
“Selain dikhitan gratis mereka juga diberi bingkisan berupa baju takwa, sarung, kopiah, uang saku, serta disediakan snack dan makanan bagi para pengantar,” ujar Saifudin Zuhri Kadiv Komunikasi. Ditambahkan Ketua Panitia Djatmiko, sambil menunggu giliran mereka juga dihibur penyanyi cilik Siti (salah satu artis idola cilik program tayangan televisi swasta) dengan iringan band dari Sanggar Alang-alang Surabaya dan beberapa game bagi anak-anak dan ibu pendamping.