Masih Terkendala Lahan Tambang, PT SG Tunggu Izin Perhutani

Pertengahan Agustus ini, PT Semen Gresik (SG) berencana memulai pembangunan pabrik baru di Tuban dengan kapasitas produksi 2,5 ton per tahun. Namun, rencana pembangunan pabrik dengan nilai investasi Rp 3,5 triliun itu masih terkendala pengadaan lahan tambang batu kapur sebagai bahan baku produksi.

Direktur Utama PT SG Dwi Sutjipto menjelaskan, lahan yang dibutuhkan untuk penambangan batu kapur guna memenuhi kebutuhan produksi pabrik semen Tuban ke 4 ini luasnya mencapai 548 hektare. "Untuk pabrik baru ini kita butuh lahan tambang batu kapur seluas 548 hektare, yang saat ini masih dalam proses," ungkap Dwi, usai menghadiri acara peringatan hari ulang tahun PT SG ke 52 di lingkungan pabrik semen di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Tuban, Jumat (7/8).

Pendirian pabrik baru ini sudah disetujui pemegang saham dalam RUPS beberapa waktu lalu. Ini merupakan skenario B setelah rencana pembangunan pabrik di Pati, Jateng, gagal. "Ditargetkan, 2011 pabrik mulai dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan semen nasional yang bakal meningkat pada 2012," katanya.

Lahan tambang batu kapur yang sedang diincar PT SG untuk perluasan produksi ini adalah lahan milik Perhutani yang berada di lembah Lemah Beser, di Desa Karanglo, Kecamatan Kerek dan di Desa Senori, serta Desa Tuwiri, di Kecamatan Merakurak. Namun, Perhutani sampai saat ini belum mengeluarkan izin atas pengajuan penggunaan lahan tersebut.

Kemungkinan besar, belum keluarnya izin dari Perhutani ini lantaran PT SG belum menyediakan lahan pengganti atas lahan batu kapur seluas 548 hektare yang bakal ditambang. L"ahan penggantinya masih kita siapkan. Semuanya masih dalam proses," sambung Dwi Sutjipto.

Saat ini, lahan tambang batu kapur milik PT SG seluas 797,44 hektare, di mana seluas 500 hektare semula milik Perhutani. Lahan seluas 304,58 hektareberstatus tambang aktif yang dipakai bahan baku di tiga unit pabik PT SG di Tuban. Termasuk juga 55,98 hektare telah dipakai untuk fasilitas jalan dan perangkat pabrik lainnya.

Data di Dinas Pertambangan Kabupaten Tuban, saat ini deposit tambang batu kapur milik PT SG menyisakan tak lebih dari 20 tahun. Hitungannya, lahan itu hanya dipakai suplai bahan baku produksi tiga pabrik. Dengan dibangunnya pabrik semen ke 4 ini, berarti harus ada tambahan lahan tambang. "Jika tidak, maka sama halnya pabrik baru yang dibangun itu bakal mempercepat habisnya tambang batu kapur yang merupakan bahan baku utama pembuatan semen", tutur Dwi.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy