Jakarta, 25 JUNI 2010 – Berkat usaha keras dan efisiensi di segala lini dan langkah sinergi, Perseroan mampu membukukan laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 3,326 triliun atau setara dengan EPS Rp 566, atau meningkat 31,8% dibandingkan laba bersih tahun lalu. Konsistensi penerapan fokus strategi yang meliputi revenue management, capacity management, cost management dan increasing competitive advantage, mampu membawa Perseroan untuk meningkatkan pendapatan sebesar 17,8% menjadi Rp 14,4 triliun, dan mempertahankan kepemimpinan pangsa pasar pada kisaran 45%.
Secara umum kinerja Perseroan tahun 2009 seperti yang telah disampaikan kepada otoritas pasar modal sebagai berikut :
Hasil penjualan Perseroan tahun 2009 mencapai Rp 14.4 triliun meningkat 17,8% dibandingkan tahun lalu. Laba usaha meningkat sebesar 28,2 % menjadi Rp 4,343 triliun, Sementara Ebitda pada tahun 2009 sebesar Rp 4,773 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 23,4%.
Selama tahun 2009, Perseroan mampu menjual semen sebesar 18,4 juta ton dengan utilisasi 96%. Sebesar 17,7 juta ton semen untuk konsumsi pasar domestik dan sisanya untuk ekspor. Volume penjualan dalam negeri Perseroan mengalami kenaikan sebesar 7% dibanding tahun lalu, sementara kebutuhan semen domestik hanya meningkat 2,5% dibanding tahun 2008.
Direktur Utama Perseroan, Dwi Soetjipto menyampaikan bahwa peningkatan keuntungan tersebut merupakan cerminan kerja keras manajemen dan karyawan yang konsisten terhadap profitabilitas, di samping berbagai efisiensi yang terus ditingkatkan. “Ini untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha Perseroan di masa mendatang,” tuturnya. Perseroan juga konsisten meningkatkan perannya dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2009 Perseroan memulai pembangunan pabrik baru masing-masing dengan kapasitas terpasang 2,5 juta ton per tahun di Tuban (Proyek Tuban IV) dan, Sulawesi Selatan (Proyek Tonasa V) serta pembangunan pembangkit listrik dengan total kapasitas 70 MW untuk mendukung operasi pabrik semen di Tonasa.
Dalam RUPS Tahunan telah disetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun 2009 sebesar Rp 3,326 triliun sebagai berikut:
- pembagian dividen Perseroan sebesar 55% dari Laba Bersih atau sebesar Rp 1,83 triliun atau setara dengan Rp 308,45 per lembar saham.
- sebesar 1,85% atau Rp 61,5 miliar untuk Program kemitraan tahun 2010
- sebesar 1,50% atau Rp 49,9 miliar untuk Bina Lingkungan tahun 2010
- sebesar 41,65% atau Rp 1,38 triliun untuk cadangan umum Perseroan.
Sementara itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa telah disetujui pengunduran diri Sdr. Navin Sonthalia sebagai Wakil direktur Utama dan pemberhentian dengan hormat Komisaris Independen, Sdr. Marwoto Hadi Soesastro (alm) karena yang bersangkutan meninggal dunia pada tanggal 4 Mei 2010.
Sedangkan untuk Dewan Komisaris dan Direksi lainnya yang telah habis masa jabatannya pada penutupan RUPS Tahunan 2010, diangkat untuk sementara dan tetap menjalankan tugas dan kewajiban masing-masing sampai dengan ditetapkannya pengurus Perseroan secara difinitif dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan pada kesempatan pertama berikutnya, dengan ketentuan masa jabatan pengangkatan sementara tidak diperhitungkan sebagai satu periode masa jabatan.
Susunan Dewan Komisaris sbb :
|
NO
|
Jabatan
|
Lama
|
Baru
|
|
1
|
Komisaris utama
|
D. Aditya Sumanagara
|
D. Aditya Sumanagara
|
|
2
|
Wakil Komisaris Utama
|
Darjoto Setyawan
|
Darjoto Setyawan
|
|
3
|
Komisaris
|
Setia Purwaka
|
Setia Purwaka
|
|
4
|
Komisaris Independen
|
Achmad Jazidie
|
Achmad Jazidie
|
|
5
|
Komisaris Independen
|
Arif Arryman
|
Arif Arryman
|
|
6
|
Komisaris Independen
|
Marwoto Hadi Soesastro (alm)
|
-
|
Susunan Direksi Sbb :
|
NO
|
Jabatan
|
Lama
|
Baru
|
|
1
|
Direktur utama
|
Dwi Soetjipto
|
Dwi Soetjipto
|
|
2
|
Wakil Direktur Utama
|
Navin Sonthalia
|
-
|
|
3
|
Direktur Keuangan
|
Cholil Hasan
|
Cholil Hasan
|
|
4
|
Direktur Pemasaran
|
Irwan Suarly
|
Irwan Suarly
|
|
5
|
Direktur Produksi
|
Suparni
|
Suparni
|
|
6
|
Direktur Litbang & Ops.
|
Suharto
|
Suharto
|