Sekali lagi, SMGR menerima award karena dinilai mampu menciptakan nilai tambah kekayaan secara berkelanjutan bagi para shareholdersnya. Penghargaan ini cukup bergengsi karena diselenggarakan secara independen oleh lembaga peringkat internasional, Stern Stewart & Co.
Apa yang menjadi tujuan utama para investor ketika mereka memutuskan untuk membeli saham-saham perusahaan publik? Menurut salah satu majalah ekonomi terkemuka, SWA, para investor pasti menginginkan kekayaan mereka terus bertambah pada investasi yang mereka lakukan. Dan, itu hanya akan terwujud bila mereka membeli saham-saham perusahaan yang mampu menciptakan nilai tambah kekayaan (wealth added) secara berkelanjutan.
Terkait dengan hal tersebut di atas, majalah SWA sejak tujuh tahun terakhir membuat pemeringkatan 100 perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui pendekatan Wealth Added Creator Award.
Bekerja sama dengan Stern Stewart & Co, para perusahaan publik tersebut diukur kinerjanya melalui metode yang disebut Wealth Added Indeks (WAI). Pendekatan ini mengukur shareholder value yang diciptakan perusahaan yang melebihi harapan investornya. Pada dasarnya kinerja perusahaan dinilai dengan menghitung selisih antara return on asset (RONA) dan weighted average cost of Rupiah (WACC). Dengan pendekatan tersebut bisa dilihat bagaimana kemampuan perusahaan memberdayakan kapitalnya. Juga bisa diukur bagaimana market value added-nya (MVA).
Nah, bagaimana hasilnya? Diantara 100 perusahaan publik yang dinilai, SMGR berada di peringkat 8, naik tingkat dari peringkat 15 tahun lalu, serta mampu mengungguli perusahaan-perusahaan berskala internasional lainnya seperti International Nickel Indonesia (9), Indofood Sukses Makmur (11), Unilever Indonesia (14) serta Holcim Indonesia (37). Sementara Indocement Tunggal Prakarsa melejit ke urutan 5 dari peringkat 18 di tahun sebelumnya.
Sebagian hasil pemeringkatan SWA 100, Indonesia’s Best Wealth Creators peringkat 1 – 10 dapat dilihat sebagai berikut:
|
Peringkat
|
Perusahaan
|
Sektor Industri
|
|
1
|
Perusahaan gas Negara
|
Utilitas
|
|
2
|
Astra International
|
Otomotif dan Komponen
|
|
3
|
Tb Bartubara Bukit Asam
|
Energi
|
|
4
|
United Tractors
|
Barang Modal
|
|
5
|
Indocement TP
|
Material
|
|
6
|
BCA
|
Perbankan
|
|
7
|
Astra Agro Lestari
|
Makanan & Rokokj
|
|
8
|
Semen Gresik
|
Material
|
|
9
|
International Nickel
Indonesia
|
Industri Barang Konsumsi
|
|
10
|
Indofood Sukses Makmur
|
Industri Dasar & Kimia
|
Untuk menghormati Perusahaan Pencipta Kekayan Pilihan, SWA mengundang dan memberi penghargaan kepada 25 perusahaan teratas pada tanggal 1 Juli 2010 di Shangri La Jakarta.
Top 10 Pencetak Laba Bersih Terbesar 2009
|
Peringkat
|
Perusahaan
|
Laba Bersih (Rp Miliar)
|
|
1
|
Telerkomunikasi Indonesia
|
11.332
|
|
2
|
Astra International
|
10.040
|
|
3
|
Perusahaan Gas Negara
|
6.229
|
|
4
|
HM Sampoerna
|
5.087
|
|
5
|
Adaro Energy
|
4.367
|
|
6
|
United Tractors
|
3.818
|
|
7
|
Gudang Garam
|
3.456
|
|
8
|
Semen Gresik
|
3.326
|
|
9
|
Indo Tambangraya Megah
|
3.165
|
|
10
|
Unilever Indonesia
|
3.044
|