SMGR Mampu Meningkatkan Kinerja Berkelanjutan

Jakarta, 29 Oktober 2009: Di tengah permintaan semen nasional yang masih mengalami penurunan sebesar 4,9%, Perseroan mencatat kenaikan laba bersih sebesar  34,4%. Kenaikan tersebut diperoleh karena keberhasilan menekan biaya produksi dan efisiensi di segala lini, serta meningkatnya sinergi dalam group secara berkesinambungan.
 
Secara garis besar kinerja Perseroan  sampai dengan triwulan III/2009  dapat  disampaikan sebagai berikut:

1.    Pendapatan (revenue) mencapai Rp10,404  triliun meningkat  18,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2008 sebesar Rp 8,798  triliun. Sampai dengan  triwulan III Perseroan mampu menjual semen sebesar  12,970 juta  ton untuk konsumsi pasar domestik dan ekspor.
2.    Laba usaha mencapai Rp 3,059 triliun naik  27,7 % dibandingkan tahun 2008 sebesar Rp  2,396 triliun.
3.    Laba bersih sebesar Rp 2,408 triliun naik   34,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2008 sebesar Rp  1,791 triliun.
   
Direktur utama, Dwi Soetjipto mengatakan, membaiknya kinerja yang ditandai kenaikan laba bersih, disebabkan oleh keberhasilan Perseroan melakukan efisiensi biaya dan optimalisasi produksi. Dalam upaya meningkatkan kinerja, Perseroan masih konsisten menerapkan strategi revenue management dan cost management. Walaupun volume penjualan sempat anjlok di semester I di tengah turunnya permintaan semen nasional, namun Perseroan optimis, laba sampai akhir tahun mampu melebihi perolehan laba  tahun sebelumnya. “Kami cukup optimis, pencapaian pertumbuhan kinerja Perseroan masih terus berlanjut,” katanya

Perseroan tetap melanjutkan pembangunan Pabrik Baru di Jawa dan Pangkep Sulawesi Selatan dengan kapasitas masing-masing 2,5 juta ton semen per tahun, dan diharapkan dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Kondisi Semen Padang pasca gempa
Seperti diketahui pada tanggal 30 September 2009 pukul 17.16 waktu setempat telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7,6 skala richter yang berpusat di daerah Sumatera Barat, kurang lebih sekitar 104 km sebelah barat lokasi Pabrik Semen Padang. Hingga hari ini, kondisi area penambangan, peralatan produksi, fasilitas penunjang maupun distribusi secara umum tidak mengalami kerusakan yang signifikan dan telah mulai beroperasi kembali seperti semula. Pasokan listrik dari PT PLN (Persero) hingga saat ini telah berjalan normal, sehingga sebagian besar peralatan produksi telah dapat dioperasikan kembali. Namun demikian terdapat beberapa peralatan produksi lainnya yang masih memerlukan perbaikan.

Semen Gresik Group yang terdiri dari Semen Gresik, Semen Padang dan Semen Tonasa telah meningkatkan koordinasi untuk menjamin pasokan semen di wilayah pemasaran Semen Padang, sekaligus meningkatkan sinergi group untuk menjamin kelangsungan pertumbuhan usaha Perseroan.

Informasi lainnya
Semenjak semester II (bulan Juni 2009- Oktober 2009) Perseroan menerima beberapa penghargaan, antara lain:
•    Bulan Juni 2009 menerima penghargaan Best Managed Company dari majalah Finance Asia. Majalah ini menyelenggarakan Asia Best Company Pool 2009.
•    Bulan Juli Perseroan memperoleh HR Excellent Award 2009 dari majalah Swa (Swanetwork).
•    Pada bulan yang sama, penghargaan sebagai Top Brand Award diperoleh dari majalah  Marketing dan Frontier Colsulting Group.
•    Pada bulan Oktober Perseroan menerima penghargaan Proper Hijau dari Kementrian lingkungan hidup dan Penghargaan e Company Award dari majalah Warta Ekonomi.
 
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy