SMGR Proyeksi Produksi Nasional 59,4 Juta Ton

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memproyeksikan kapasitas produksi nasional pada tahun depan meningkat 8,9% menjadi 59,4 juta ton dibandingkan dengan prognosa tahun ini sebanyak 54,5 juta ton.

Pertumbuhan pun terlihat dari volume penjualan nasional pada 2012 sekitar 52,1 juta ton dari rencana tahun ini sebanyak 49,8 juta ton, kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto di sela Seminar Nasional dan Penganugerahan Indonesia Quality Award di Jakarta, Rabu  (23/11).

Menurutnya, Semen Gresik memperkirakan volume penjualan sekitar 22 juta ton pada tahun depan, dibandingkan dengan dengan proyeksi tahun ini sebesar 19,5 juta ton.

"Pertumbuhan produksi ini didukung oleh beroperasinya pabrik Tuban, Jawa Timur, dan Tonasa, Sulawesi Selatan," ujar Dwi Soetjipto.

Ia melanjutkan tahun depan perseroan juga menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp5 triliun. Kebutuhan dana ini akan dialokasikan untuk pembangunan dua pabrik perseroan di Sumatera Barat dan di luar Sumatera Barat.

"Kapasitas produksi pabrik Sumbar ini 3 juta ton dengan investasi Rp3,5 triliun," katanya.

Sedangkan, pabrik yang direncanakan di luar Sumbar pun akan menelan investasi Rp3,5 triliun. Untuk kedua pabrik baru ini, perseroan akan mengalokasikan dana dari internal sekitar 30-40 persen dan pinjaman perbankan hingga 60%.

"Kami mengharapkan kedua pabrik ini bisa ground breaking (pemancangan tiang pertama) pada 2012 mendatang," katanya.

Di samping itu, perusahaan semen terintegrasi pelat merah ini berpotensi mengakuisisi tambang batu bara. Saat ini, Semen Gresik sudah masuk dalam daftar perusahaan batu bara tersebut.

"Namun, sebelum akuisisi ini kami harus menyusun 'mindset' agar sesuai dengan kebutuhan pabrik-pabrik kami," ujarnya.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy