PT Semen Gresik Tbk (SMGR) berencana kembali membangun dua pabrik semen
dengan total investasi US$ 500 juta. Realisasi pembangunan akan
dilakukan pada 2013.
Demikian disampaikan Investor Relation Semen
Gresik Agung Wiharto di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta,
Kamis (6/10/2011).
Lokasi pabrik berada di Jawa dan Sumatera.
Masing-masing pabrik akan memiliki kapasitas 2,5 juta ton-3 juta ton.
"Perkiraan investasinya US$ 200 per ton," tuturnya.
Feasibilty
study terus dilakukan, dan pada saatnya akan menambah total produksi
perseroan. Perseroan akan memaksimalkan dana investasi dari eksternal
meski belum disebutkan secara rinci model pendanaanya tersebut. Sisanya
sekitar 40% dari kas internal.
Direktur Keuangan Semen Gresik,
Ahyanizzaman pun menyampaikan, dalam memenuhi dana tahun depan perseroan
menyiapkan opsi penerbitan obligasi sekitar US$ 300-500 juta. Meski
masih ada opsi lain dalam pemenuhan dana eksternal, seperti pinjaman
perbankan atau Export Credit Agency (ECA).
"ECA maksimal US$ 900
juta, atau setara 85% dari total aset. Kita masih lihat-lihat. Masih
bisa juga ECA. Ini juga cukup menarik, dengan potensi US$ 500 (juta)
atau US$ 800 (juta) bahkan US$ 900 juta juga bisa," tegasnya.
Dana
yang didapat nantinya digunakan untuk menyelesaikan pembangunan pabrik
semen Tuban IV, yang kini telah 93,05% tahap penyelesaian.