TAHAP I : Semen Gresik Bantu Korban Gempa SumBar Rp 1 Milyar Tunai

GRESIK 5 OKTOBER 2009 : Besok tanggal 6 Oktober 2009 PT Semen Gresik Persero) Tbk  menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp 1 milyar untuk korban gempa Sumbar. Penyerahan bantuan akan diserahkan langsung oleh Dirut  PT Semen Gresik (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto dan diterima oleh Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi di Kantor Gubernur Sumbar.
Bantuan tunai tersebut merupakan langkah awal, sambil menunggu tim Semen Gresik dan Anak Perusahaannnya (PT Semen Padang) di lapangan, menyalurkan bantuan dalam bentuk kesehatan,  sembako, angkutan.

Saat ini puluhan alat berat (loader, dump truck, bulldozer, crane, beghou) dan tim SAR Semen Padang siang malam bersama dengan tim relawan dan TNI masih terus membantu evakuasi para korban yang diperkirakan masih hidup di beberapa sudut kota Padang. Jalan antara Padang-Indarung (lokasi Semen Padang) dipenuhi longsoran batu-batu besar sehingga diperlukan ratusan loader untuk membersihkan longsoran tanah dan bebatuan di ruas jalan. Di Gresik dan Tuban secara serentak para pegawai dan keluarganya melakukan penggalangan dana yang hasilnya secepatnya bakal dikirim ke Padang untuk meringankan penderitaan para korban.

Kondisi PT Semen Padang
Dari up dating  operasional pabrik dilaporkan bahwa  secara umum kerusakaan bersifat minor/kecil waktu perbaikan diperkirakan seminggu. Sekarang tim teknis juga masih mengecek semua kekuatan struktur dan mesin mesin peralatan utama dan penunjang akibat gempa berkekuatan 7,6 SR.

Peralatan produksi akan dioperasikan secara bertahap. Sementara stok semen di daerah Cigading, Aceh, Sumut aman sehingga penyalurannya juga dijamin lancar. Namun distribusi di daerah Pekanbaru dan Bengkulu, Jambi agak terganggu karena masalah infrastruktur jalan. Untuk menjaga kontinyuitas pasoakan semen di Sumatra, Semen Gresik bisa mengirim semen dari Tuban dan Tonasa.

Hari ini tanggal 5 Oktober 2009, kondisinya makin membaik, setelah aliran dari PLN mulai masuk tanggal 4 Oktober 2009 kecuali di daerah Pelabuhan Teluk Bayur, karena sebekumnya aliran listrik putus semua sehingga beberapa peralatan utama tidak beroperasi. Semen Padang mengandalkan 100% pasokan PLN untuk produksi, suplai listrik yang dibutuhkan kisaran 120-150 MW. Saat itu disampaikan bahwa stok semen SG 250.000 ton, Semen Padang  240.000 ton dan Semen Tonasa 140.000 ton. Kondisi ini bisa mengamankan pasokan semen selama 14 hari. Terhentinya operasional Semen Padang tidak akan mengganggu target produksi semen Semen Gresik Group sebesar 18 juta ton/th.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy