Semen Gresik Beli 100 Mesin Pencacah Daun

Gresik (beritajatim.com)- BUMN PT Semen Gresik membeli 100 mesin pencacah daun (Mesin Ghilas) hasil karya siswa SMK Semen Gresik bersama alumni SMK. Hasil pembelian mesin pencacah daun itu, nantinya akan dibagikan kepada masyarakat peduli lingkungan maupun sekolah yang berwawasan adiwiyata.

Kepala  Divisi  Pengelolaan dan Sosial Lingkungan Korporasi PT Semen Gresik (persero) Tbk Faf Adi Samsul mengatakan, pembelian mesin pencacah daun itu sebagai tahap awal membuka jaringan. "Ke depan jika industri di Gresik berniat memerlukan mesin ini sekaligus training-nya silakan bisa menghubungi penciptanya yaitu SMK Semen Gresik," katanya usai Pencanangan Program Abdimas dan Penghijauan dan penandatangan Mou antara SGF dengan LPPM Universitas Terbuka, Selasa (15/11/2011).

Mesin pencacah daun hasil karya SMK Semen Gresik memiliki kapasitas 200 kilo per jam dalam mencacah daun sampah organik menjadi cacahan dengan ukuran sampai minimal 2 mm. Dari hasil itu, mesin ini dapat memudahkan dan mempercepat proses pengomposan.

Ditambahkan Faf Adi Samsul, dengan keberadaan mesin pencacah daun ini masyarakat maupun industri yang berminat diharapkan mengenal dulu fungsinya. "Sebelum diproduksi lebih banyak lagi nanti akan ada semacam training dulu yang disuplai dari Semen Gresik," tambahnya.

Sementara itu, Arief Hidayat selaku Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan Semen Gresik Foundation (SGF) menuturkan, mesin pencacah daun ini untuk sementara tidak dikomersilkan dulu kendati harga satu unitnya Rp 3.200.000. "Tahap awal memang tidak dikomersilkan tapi tidak menutup kemungkinan jika peminatnya banyak," ujarnya.

 

Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy