PT Semen Gresik Tbk membutuhkan dana sekitar US$700 juta untuk membangun dua pabriknya masingmasing di Sumatra Barat dan Jawa Tengah pada akhir 2011 dan awal 2012.
Dirut Semen Gresik Dwi Sutjipto mengatakan dana investasi tersebut akan berasal dari pinjaman perbankan ataupun obligasi selain dari pendanaan internal. Dua pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi yakni 2,5 juta ton per tahun.
Dia mengemukakan pembangunan pabrik baru itu merupakan salah satu upaya perseroan untuk memenuhi target produksi sebanyak 30,5 juta ton per tahun pada tahun 2015.
Untuk tahun ini, perseroan menargetkan penyelesaian pembangunan pabrik di Tuban dan Tonasa dengan total kapasitas 5 juta ton per tahun. Selain itu perseroan berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi menjadi sekiytar 20,5 juta ton per tahun dari sebelumnya 18,5 juta ton per tahun.
"Kapasitas kami sekarang bisa mencapai 20,5 juta ton per tahun, tetapi kemungkinan volume penjualan sekitar 20,1 juta ton20,2 juta ton per tahun,' tuturnya.
Berdasarkan catatan Bisnis, perseroan berharap laba bersih dapat meningkat sekitar 10%15% menjadi sekitar Rp4 triliun pada tahun ini dari perkiraan laba akhir 2010 sekitar Rp3,46 triliunRp3,63 triliun.
Sementara pendapatan perseroan diharapkan naik 10% menjadi sekitar Rp15,4 triliun dari perkiraan pendapatan pada tahun sebelumnya sekitar Rp14 triliun.