Semen Gresik Dukung Wanala Unair Taklukkan Elbrus

Tiga mahasiswa pecinta alam (Wanala) Universitas Airlangga segera memulai misi internasionalnya, menaklukkan puncak gunung tertinggi Eropa, yaitu Mount Elbrus (5642 mdpl) di Rusia. Pada Senin (9/5/2011) kemarin, Tim Airlangga-Semen Gresik Elbrus Expedition 2011 (ASGEE 2011) itu dilepas keberangkatannya oleh Wakil Rektor I Unair Prof. Dr. H. Achmad Syachrani, drs., Apt., dalam upacara resmi di Lantai I Gedung Rektorat Unair di kampus C Mulyorejo Surabaya.

Tiga atlet Wanala Unair itu adalah Evandra (22 tahun) dan Miftahul Agusta (21) keduanya mahasiswa jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Yasak (20) mahasiswa jurusan ilmu politik FISIP Unair.

Selasa 10 Mei akan menuju Jakarta untuk audiensi dan persiapan, dan tanggal 13 Mei sudah harus meninggalkan Indonesia dan terbang menuju Moskow. Setelah melakukan koordinasi dengan KBRI di Moskow mereka akan memulai pendakian, sehingga tepat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2011, Tim ASGEE sudah berhasil memenuhi misinya.

Hadir pada upacara pelepasan Tim ASGEE 2011 ini antara lain Asisten Kesra Pemprov Jatim, Edy Purwinarto, mewakili Gubernur Jatim. Kemudian PT Semen Gresik (Persero) Tbk sebagai salah mitra ekspedisi ini diwakili Eko Honeng (Kabag Bina Lingkungan). Selain itu, juga hadir perwakilan dari Polda Jatim, perwakilan dari Panglima Armada RI Wilayah Timur (Pangarmatim), Prof. Edy Rahardjo dari Airlangga Crisis Center, dan beberapa dosen pembimbing UKM, dan para orang tua tiga mahasiswa.

Dalam sambutannya, Askesra Pemprov Jatim mengatakan visi-misi tim Tim ASGEE 2011 ini sesuai dengan lima program keperdulian Pemprov Jatim, yang antara lain perduli pada kemiskinan, lapangan kerja, pendidikan, dan lingkungan hidup. Langkah berani dengan misi yang jelas dari mahasiswa Unair ini merupakan bagian dari jati diri pemuda Indonesia, yang tidak menyerah dan pasrah pada keadaan sehingga juga tidak menjadi beban negara.

Sedangkan Wakil Rektor I Unair Prof. Achmad Syachrani mengajak kita semua untuk bersyukur bahwa Tim Wanala Unair tetap diberikan kesempatan untuk melanjutkan “Road Map The Seven Summits” hingga tahun 2022 nanti, yakni secara berkesinambungan menaklukkan tujuh puncak tertinggi di dunia. ”Ini merupakan misi yang ketiga setelah yang pertama tahun 1994 menaklukkan Cartenz di Jaya Wijaya dan tahun 2009 di Puncak Kilimanjaro, puncak tertinggi Afrika,” tandas Syahrani.

Ketua Ekspedisi ASGEE, Evandra, dalam jumpa pers menjelaskan, pihaknya optimis ekspedisi akan sesuai target. Tim sudah melakukan persiapan sejak Oktober 2010 dan sekarang sudah siap 100%, termasuk mengantisipasi musim peralihan dengan cuaca ekstrem yang bisa minus 20 derajat Celcius. Ia menargetkan 16 Mei 2011 sudah memasuki aklimatisasi sehingga tepat 20 Mei 2011 bisa mencapai puncak Barat Elbrus.

Tim memohon doa restu semua warga civitas Unair dan masyarakat Surabaya. Sebab Elbrus ini merupakan misi III The Seven Summit dari Wanala Unair. Berikutnya (IV) pada tahun 2013 merancang ke puncak Aconcaqua (6459 mdpl) di Amerika Selatan; kemudian target V tahun 2016 ke Puncak McKinley (6.194 mdpl) di Amerika Utara, ke-VI tahun 2019 ke puncak Vinson Massif (4.808 mdpl) di Antartika, dan terakhir ke-VII sebagai ”pamungkas” menaklukkan gunung tertinggi dunia, Mount Everest (8.850 mdpl) di pegunungan Himalaya, India tahun 2022.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy