Semen Gresik Foundation (SGF) menjalin kemitraan dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) untuk membangun model pendidikan yang prolingkungan. SMA Semen Gresik menjadi sekolah model yang menjadi rujukan penerapan pendidikan berbasis lingkungan. SGF sendiri adalah badan nirlaba milik PT Semen Gresik Tbk yang mengelola urusan-urusan sosial-pendidikan.
Kemitraan antara SGF dan TMMI antara lain diwujudkan dalam peresmian Galeri Multimedia di SMA Semen Gresik, Sabtu (30/4/2011). Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain, Pembina SGF yang juga direktur keuangan Semen Gresik, Ahyanizzaman, dan Presdir PT Toyota Motor Manufactruing Indonesia Masahiro Nonami.
Ahyanizzaman menuturkan, Galeri Multimedia tersebut akan digunakan sebagai wahana pendidikan pengelolaan lingkungan. Dengan model pelajaran menggunakan alat-alat multimedia, siswa diharapkan lebih mudah mencerna substansi pelajaran.
"Nanti juga akan ada tim teknis yang akan melakukan supervisi terhadap kegiatan para siswa dalam menerapkan manajemen pengelolaan lingkungan," jelasnya.
Presdir PT Toyota Motor Manufactruing Indonesia, Masahiro Nonami, menambahkan, Toyota juga membangun sebuah perpustakaan di SMA Semen Gresik. Kemitraan ini dalam kerangka program Toyota Eco Youth, sebuah program yang mengampanyekan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Selain SMA Semen Gresik, sekolah modal Toyota Eco Youth ada di Yogyakarta.
"Kesadaran lingkungan perlu diinternalisasikan di kalangan generasi muda. Pendidikan di sekolah tentu menjadi sarana yang tepat untuk menginternalisasikan kesadaran peduli lingkungan para generasi muda," ujar Masahiro.
Ketua SGF Soesetyoko Soewandi mengatakan, kerja sama antara SGF dan Toyota Motor Manufacturing Indonesia sudah berjalan lama. "Kami mempunyai visi yang sama untuk mengampanyekan kesadaran lingkungan di masyarakat," jelasnya.
Selain lewat pendidikan di bangku sekolah, SGF juga mengaplikasikan pendidikan berbasis lingkungan dengan mengajak para siswa untuk aktif menanam dan merawat tanaman pangan dan hortikultura (sayur dan buah) di lingkungan pabrik.