Libatkan 50 Tenaga Medis, 90 Angkutan Massal
GRESIK, 1 JULI 2009 : Sebegai bentuk kepedulian sosial yang
berkesinambungan dari tahun ke tahun, pada hari ini, Rabu, 1 Juli 2009
PT Semen Gresik (Persero) Tbk kembali menyelenggarakan khitanan massal
di Wisma A.Yani, Gresik yang diikuti sebanyak 563 peserta yang diikuti
dari keluarga kurang mampu yang berasal dari daerah Gresik dan
Surabaya. Penyelenggaraan acara ini sekaligus sebagai ”pemanasan”
sederet aktivitas sosial lainnya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang
Tahun Perusahaan yang ke-52 dan HUT Proklamasi ke 63.
Kepala Divisi Komunikasi, Saifuddin Zuhri mengungkapkan, peserta tidak
hanya dikhitan secara gratis, 563 anak ini juga mendapatkan berbagai
souvenir seperti: baju koko, sarung, kopyah dan uang saku. Peserta juga
mendapatkan fasilitas transportasi antar jemput, dan yang menarik,
untuk transportasi panitia menyewa 90 angkutan kota dan pedesaan yang
disesuaikan dengan lokasi peserta masing-masing. ”Agar acara ini juga
dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, pada hari itu semua angkutan
disewa SG dengan harga rata-rata Rp 200 ribu hingga Rp 225.000,-”
tuturnya. Jika pada hari biasa angkot tersebut hanya bisa mendapatkan
paling banyak Rp 80.000 hingga Rp 90.000,”
Untuk menambah suasana yang meriah dan tidak tegang, peserta khitanan
massal akan dihibur oleh bintang idola cilik, Siti (keluarga pemulung)
dari Sanggar Alang-Alang Surabaya, juga ada band Akustik dan Group
Band yang lainnya. Sambil menikmati berbagai hiburan dan menunggu
giliran untuk dikhitan, juga diselenggarakan lomba mewarnai, dan semua
peserta akan mendapatkan hadiah yang menarik ”Begitu juga untuk
paramedisnya, menggunakan 50 tenaga medis lokal dan 2 dokter spesialis
serta tenaga anestesi” ungkap Saifuddin Zuhri.
Terbesar
Dalam sejarah khitanan massal di kawasan Gresik, khitanan massal yang
diselenggarakan Semen Gresik merupakan terbesar karena melibatkan
hampir 600 anak. Agar penyelenggaraan lancar, Semen Gresik membentuk
panitia yang khusus menangani kegiatan tersebut terdiri 97 personel.
Sebanyak 563 anak yang dikhitan berasal dari berbagai Kecamatan di
Kabupaten Gresik, mulai dari Kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar, Bungah,
Sembayat, Dukun, Panceng, Duduk Sampeyan, Cerme, Benjeng dan sebagain
dari wilayah Benowo, Gunungsari, Surabaya. Jika setiap peserta minimal
diantar kedua orangtuanya akan terdapat 1200 pengantar belum termasuk
keluarga lainnya , sehingga lapangan Segunting dipastikan penuh parkir
angkot dan di dalam Wisma A Yani dipenuhi peserta dan pengantar.