Semen Gresik Jawara Offroad Seri IV 2008

Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) tahun 2008 lebih meriah dibanding sebelumnya. Selain diadakan Karnaval Busana dan International Motor Cross, pada 15-17 Agustus 2008 kemarin di gelar Kejurnas Offroad seri 4 yang dapat ditonton masyarakat Jember secara gratis. The Argopura, lahan di daerah Kaliwates dijadikan sirkuit pada kejurnas yang digelar selama 2 hari itu. Pada Jumat malam, acara diawali dengan Country Road dari alun-alun kota Jember menuju kawasan hutan Kebon Agung yang dilepas oleh Bupati Jember, MZA Djalal. Mobil Club Semen Gresik (MOBSG) kembali mengirimkan wakilnya. Masih dengan offroader yang sama yakni Sholikin navigator Mendol, Rahmad A’la navigator Ghofur dan Adi navigator Fatris. Meski hanya meraih fastest lap di Trial Stages (TS) 4 dan TS 7, tim offroad SG berhasil meraih gelar juara 1, menyisihkan rival terberatnya I’am Jeep Galunggung Tasik-malaya di posisi kedua yang berhasil mencapai 5 fastest lap.  Hal ini dikarenakan Tim Offroad Semen Gresik berhasil menyelesaikan seluruh TS sedangkan tim dari Tasikmalaya gagal menyelesaikan TS 4 dan dikenai hukuman BWTM (batas waktu tempuh maksimal) sehingga poin mereka dikurangi 3. Sedangkan tim tuan rumah Raung Offroad Jember yang meraih 1 fastes lap di TS 3 harus puas di posisi ke tiga, disusul Jonlin Baratama Kalsel pada posisi 4 dan Grage Polda Jatim pada posisi 5. Jatmiko dari Bina Lingkungan yang mendampingi SG offroad team sampai akhir pertandingan mengaku puas atas hasil ini, sedangkan Setiawan Ketua MOBSG mengatakan ini adalah kado untuk Semen Gresik di ulang tahunnya yang ke 51. Posisi pertama untuk total poin seri 1 sampai seri 4 tetap diduduki oleh I’m Jeep Galunggung (86 poin). Lalu Raung Offroad (74 poin), disusul Semen Gresik (68 poin) dan Jhonlin Baratama (64 poin). “Kemenangan Semen Gresik di seri IV ini hanya mendongkel posisi tim Jhonlin Baratama saja. Namun demikian, membuat persaingan masih ketat. Apalagi masih tersisa dua seri lagi. Kami akan berusaha maksimal  di seri berikutnya,“ kata Sholikin. Kecelakaan Warnai Kejurnas  Sirkuit Argopuro benar-benar berat. Puluhan offroader beserta mobil perangnya, harus berjibaku untuk bisa menaklukkan semua TS (trial stage) yang diperlombakan.  Mobil seharga ratusan juta rupiah sampai terguling-guling bersama driver saat menaiki atau menuruni tebing. Bahkan, seorang navigator dari tim Jhon Lin Baratama harus dirawat tim medis, karena jarinya terbelit seling mobil. Tim Raung Offroad tak terlewat dari kengerian itu. Navigator bernama Untung yang mendampingi driver Randy Eka Pranata, giginya sampai rompal dua buah karena membentur mobil yang akan terjun ke jurang. Bahkan para penonton pun tak luput dari insiden. Sejumlah penonton di TS 7 terlempar ke tebing sedalam 15 meter saat berusaha menyelamatkan diri dari mobil Jonlin Baratama yang akan keluar jalur. Untungnya, insiden ini tidak sampai menelan korban jiwa, kecuali luka ringan akibat terlempar. Kejurnas Seri selanjutnya diadakan pada bulan November di Kudus dan seri akhir digelar di Serang, Banten akhir tahun nanti. 
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy