Perusahaan di Indonesia yang peduli dan mau mengoperasikan ushanya dengan cara yang ramah lingkungan (industri hijau) mencapai 400 pada 2011. Jumlah tersebut meningkat 100% dibandingkan tahun lalu sebanyak 200 perusahaan.
“Perusahaan yang mendukung industri hijau pada 2010 masih sedikit, sehingga kenaikan 100% tahun ini pun tidak terlalu besar,” ujar Chief of Arrbey Indonesia Handito Joewono di sela seminar tentang Industri Hijau di Jakarta, Kamis (20/1).
Menurut dia, beberapa perusahaan yang sudah menetapkan industri hijau, antara lain PT Semen Gresik (Persero), Sinarmas Group, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Panasonic Gobel Indonesia, dan PT Toshiba Visual Media Network Indonesia.
Sementara itu, konsep industri hijau di berbagai Negara selama ini berbeda-beda dan memiliki standarisasi yang bermacam-macam. “Khusus definisi industri hijau di Indonesia bukan berarti 100% tidak menimbulkan emisi karbon, namun paling tidak mau mengurangi emisi karbon,”katanya.
Development Director PT Sucofindo (Persero) Hadrian Sjah Razad menambahkan, pihaknya berkomitmen kepada eco-business sejak sepuluh tahun lalu. namun seiring industri hijau yang menjadi tren, Sucofindo sengaja membentuk tim khusus yang memfokuskan pada lingkingan, energi, dan gas. “Sucofindo pun sudah bekerja sama dengan Green Purchasing Network (GPN) untuk menggalakkan program industri hijau,” tutur dia.
Genjot Eco-Product
Handito juga Ketua Komite Tetap Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) memprediksi, tahun 2011, penduduk Indonesia menggilai produk yang ramah lingkungan (eco-product).Sekitar 15% penduduk akan menggunakan eco-product,” katanya.
Eco-product terdiri atas semua produk pabrikan yang bisa didaur ulang, baik produk keseluruhannya ataupun komponennya dan bisa di gunakan kembali. Produk juga hemat bahan bakar.
Menurut dia, Panasonic merupakan salah satu perusahaan yang menganggap hal tersebut sebagai sebuah peluang bisnis. Perusahaan elektronik ini mempraktikkan industri hijau dengan membangun pabrik berkonsep eco ideas dan memproduksi beberapa produk baru yang ramah lingkungan.
Maret 2010, Panasonic telah mengeluarkan AC inverter yang dapat menghemat penggunaan listrik hingga 50% dan emisi gas buang CO2 , sehingga cukup ramah lingkungan. Perseroan juga meluncurkan mesin cuci inverter, kulkas inverter, AC alowa, mesin cuci alowa, kulkas alowa, lampu, dan TV plasma yang hemat energi.