PT Semen Gresik Tbk (SMGR) berhasil membukukan laba bersih sampai September 2009 sebesar Rp 2,408 triliun, meningkat 34,45% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 1,791 triliun.
Demikian diungkapkan Direktur Semen Gresik Dwi Soetjipto dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (29/10/2009).
Dari laporan keuangan yang dipublikasikan emiten berkode SMRG ini terlihat kenaikan pendapatan dalam 9 bulan di 2009. Sampai 30 September 2009 pendapatan perseroan tercatat Rp 10,403 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2008 yang senilai Rp 8,797 triliun.
Sampai dengan September 2009, SMGR berhasil membukukan laba usaha sebesar Rp 3,05 triliun atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,395 triliun.
Penghasilan bunga perseroan sampai September 2009 juga tercatat meningkat menjadi Rp 256,7 miliar pada September 2009. Sebelumnya, direksi SMGR menargetkan pertumbuhan laba sampai akhir tahun 2009 sebesar 20 persen. Pertumbuhan tersebut diharapkan terjadi karena kenaikan konsumsi semen nasional yang diperkirakan akan naik hingga 3 persen.
Menurut Dwi Soetjipto, selain bergantung kepada naiknya konsumsi semen, perseroan juga akan melakukan berbagai efisiensi dalam kegiatan operasinya.
"Dengan konsumsi semen nasional naik antara 1-3 persen, maka bottom line kita bisa tumbuh sekitar 20 persen," katanya.
Hingga akhir tahun 2008 lalu, BUMN semen itu telah mencatat laba sebesar Rp 2,52 triliun, dengan peningkatan 20 persen maka laba bersih yang bisa diraup sebesar Rp 3 triliun.