PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mengajukan penawaran harga akuisisi Cement Industries of Malaysia Berhad (CIMA) sebesar Rp 4-5 triliun. Akuisisi perusahaan semen dengan pangsa pasar 18% di negeri jiran tersebut kemungkinan terealisasi pada 2011.
“Untuk tahap awal, kami menyiapkan dana akuisisi sekitar US$ 300 juta atau setara Rp 2,79 triliun. Proporsi dananya apakah itu dari pinjaman atau ekuitas, belum bisa dipaparkan,” ujar Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto di Jakarta, Kamis (5/8).
Dwi mengungkapkan, akuisisi CIMA dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah kapasitas produksi semen perseroan. Selain itu, ekspansi bisnis tersebut untuk menambah pangsa pasar (market share) perseroan. Saat ini, pangsa pasar domestik Semen Gresik sekitar 46%.
Menurut dia, ekspansi dengan akuisisi tersebut dibutuhkan perseroan untuk meningkatkan jumlah produksi dan pangsa pasar. Dengan akusisi ini, Semen Gresik menargetkan tambahan produksi 2-3 juta ton per tahun.
Tahun ini, perusahaan semen pelat merah itu mematok target produksi 19 juta ton.Hingga semester I-2010, perseroan telah memproduksi 8,4 juta ton. "Kami optimis bisa mencapai target sampai akhir tahun, karena pertumbuhan penjualan semen di semester II bakal lebih baik dibanding semester I," ujarnya.