Semen Gresik Akan Tarik Kredit Rp2,5 triliun

PT Semen Gresik Tbk akan menarik pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk senilai Rp2,5 triliun untuk membiayai belanja modal perseroan tahun ini.

Direktur Utama Semen Gresik Dwi Sutjipto menuturkan dana yang akan dipenuhi dari Bank Mandiri itu merupakan bagian dari belanja modal yang akan dialokasikan perseroan sepanjang tahun ini sebesar Rp4 triliun.

"Kami akan mengembangkan pabrik di Tuban Jawa Timur dan di Tonasa, yang akan selesai pada 2011. Dengan pabrik baru itu, kami menargetkan mampu memproduksi semen hingga 25 juta ton per tahun pada 2015,” ujarnya dalam jumpa pers siang ini.

Menurut dia, prospek industri semen di Indonesia masih cukup besar, mengingat permintaan yang ada selama ini masih dari segmen pasar rumah tangga. Sementara itu permintaan untuk mendukung infrastruktur belum maksimal.

Hingga saat ini, pangsa pasar semen nasional mencapai 41 juta ton per tahun dan kapasitas produksi mencapai 52 juta ton.

“Utilisasi industri semen nasional mencapai 90%--95% atau setara dengan 47 juta ton per tahun. Hingga saat ini pasokan masih memadai. Namun, ke depan permintaan akan cukup besar,” lanjutnya.

Hingga akhir Februari, Semen Gresik mencatat pertumbuhan volume penjualan sebesar 9% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Untuk angka pastinya, kami belum bisa menyebutkan karena data tidak kami bawa. Sementara itu hingga akhir Maret kami masih menyelesaikan audit,” lanjut Dwi Sutjipto.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, Semen Gresik pada tahun ini menargetkan bisa mencatat pertumbuhan laba bersih di atas 10% menyusul ekspektasi percepatan stimulus pemerintah menggenjot proyek infrastruktur yang berujung pada kenaikan permintaan semen nasional.

Pada tahun lalu, perseroan berhasil menumbuhkan laba bersih 32% menjadi Rp3,33 triliun, dibandingkan dengan capaian periode yang sama 2008 senilai Rp2,52 triliun.

Pendapatan Semen Gresik pada tahun lalu mencapai Rp14,39 triliun dengan laba usaha Rp4,34 triliun. Harga saham berkode SMGR siang ini melemah 0,61% ke level Rp8.100 per saham, sehingga kapitalisasi pasarnya mencapai Rp48,05 triliun. Price to earning ratio mencapai 14,29 kali.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy