Semen Gresik belum berencana masuk KKA

PT Semen Gresik (Persero) Tbk belum berencana masuk sebagai pemegang saham di PT Kertas Kraft Aceh (KKA). Selain itu, jika perseroan berniat masuk sebagai pemegang saham, Semen Gresik harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham publik lantaran transaksi tersebut merupakan transaksi benturan kepentingan.

Sekretaris Perusahaan Semen Gresik Sunardi Prionomurti menuturkan sejauh ini perseroan masih mengkaji berbagai kemungkinan untuk masuk ke KKA. “Kalaupun masuk, kami hanya sebagai pembeli produk kertas. Kami akan terbantu jika ada suplai kertas semen dari dalam negeri, pasalnya sampai saat ini kertas semen dipasok dari luar negeri,” ujarnya hari ini.

Menurut Sunardi, rencana aksi korporasi masuk ke KKA merupkan wewenang perusahaan dan tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Dia juga mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada kepastian mengenai rencana menggandeng perusahaan asal Jepang.

Hal ini sekaligus menegaskan keterangan Menteri BUMN Mustafa Abubakar yang menyatakan bahwa Semen Gresik akan menggandeng perusahaan asal Jepang untuk membentuk perusahaan patungan dalam rangka mengambil alih KKA yang saat ini berhenti operasi.

Menurut Mustafa, pengelolaan perusahaan kertas yang berbasis di Nanggroe Aceh Darussalam itu bisa dilakukan bersama dengan perusahaan asal Jepang yang akan digandeng. "Dua perusahaan akan membentuk joint venture, dengan Semen Gresik tetap menjadi pemegang saham mayoritas dalam perusahaan patungan itu," ujarnya. Namun, Mustafa tidak memerinci perihal dana yang akan digunakan untuk membentuk perusahaan patungan itu.

Begitu juga dengan identitas perusahaan Jepang calon mitra tersebut.

Saat ini, Kertas Kraft direstrukturisasi oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Dana yang dibutuhkan untuk restrukturisasi produsen kertas itu mencapai US$60 juta atau sekitar Rp552 miliar (asumsi US1=Rp9.200).

Dari jumlah kebutuhan dana itu, pemerintah melalui PPA telah menyuntikkan dana sebesar Rp120 miliar.

Dana restrukturisasi tahap pertama itu digunakan untuk memangkas tenaga kerja 685 orang dari sebelumnya 800 karyawan.

Kendati demikian, restrukturisasi Kertas Kraft oleh PPA belum dilanjutkan lantaran masih bergantung pada hasil analisis kelayakan bisnis yang dilakukan oleh PT Danareksa.
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy