Pertumbuhan ekonomi tahunan 5,8% di semester satu lalu menjadi berkah pada perusahaan semen. Selama paro pertama 2010, kinerja sejumlah produsen semen cukup menggembirakan.
Ambil contoh PT Semen Gresik Tbk (SMGR) yang mengantongi laba bersih Rp 1,66 triliun, atau naik 10% daripada periode sama 2009, sebesar Rp 1,51 triliun. Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto menjelaskan, peningkatan laba itu ditopang oleh peningkatan konsumsi semen nasional. "Permintaan yang meningkat membuat penjualan SMGR ikut melonjak," ujarnya.
Para analis lain juga yakin, tahun ini target emiten semen akan
tercapai. Budi Rustanto, analis Valubury Asia Securities memprediksi,
SMGR akan meraup pendapatan Rp 16,02 triliun dan laba bersih sekitar Rp
3,86 triliun di tahun ini.
Biaya listrik naik
Masalahnya, seiring kenaikan tarif dasar listrik, biaya produksi ikut
naik. "Naiknya biaya energi akan menciptakan inefisiensi dan penurunan
margin," jelas.