Penambangan
Tuban – Kepala Divisi Komunikasi PT Semen Gresik (Persero) Saifuddin Zuhri, menyatakan, pihaknya tidak akan mengkhianati warga sekitar lokasi rencana perluasan tambang. Pernyataan itu disampaikan Saifuddin untuk menepis keraguan berbagai pihak atas komitmen Semen Gresik melakukan kegiatan industri ramah lingkungan. “Kehadiran PT Semen Gresik bukan untuk merusak lingkungan dan membuat warga kehilangan mata pencaharian. Saya jamin perluasan tambang PT SG tidak menjadi ancaman bagi warga dan lingkungan,” tegas Saifuddin, Senin (15/2).
Saifuddin mengakui, langsung atau tidak, semua kegiatan industri pasti berdampak pada warga dan lingkungan. Namun, beliau mengungkapkan bahwa Semen Gresik telah melakukan pengkajian mendalam sebelum melakukan kegiatan industrinya untuk memperkecil dampak tersebut.
“Kami sudah lakukan pemetaan, lokasi mana yang boleh kami eksploitasi dan lokasi mana yang wajib dilindungi, semua sudah kami petakan,” tambahnya menjelaskan.
Menurut Saifuddin, kekhawatiran warga dan beberapa pihak akan rusaknya lingkungan dan terganggunya kenyamanan hidup masyarakat, timbul karena kurangnya pengetahuan tentang sistem eksploitasi dan produksi PT Semen Gresik.
Dikatakannya, untuk eksploitasi bahan baku, Semen Gresik telah menerapkan modern blasting (peledakan modern) dengan model hole by hole delay. Model ini, lanjut dia, memperkecil efek getaran saat peledakan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap warga dan lingkungan sekitarnya.