Sebanyak 108 usaha kecil dan menengah (UKM) dari 12 BUMN di Jatim akan bersaing memenangkan ajang UKM Award 2010 PT Semen Gresik (Persero) Tbk.
Semen Gresik (SG) kembali memberikan apresiasi tertinggi kepada para mitra usaha kecil dan menengah, setelah sukses digelar pada 2009 lalu. Acara UKM Award 2010 itu diselenggarakan di Hotel Shangrila Surabaya yang penganugerahannya diberikan oleh Menteri Koperasi UKM Syarifuddin Hasan dan Menteri BUMN Mustafa Abubakar.
Hal ini dikatakan Kepala Divisi Pengelolaan Sosial dan Lingkungan Korporasi PT Semen Gresik, Faf Adisamsul kepada wartawan di RM Ria Galeria, Jl Bangka Surabaya, Senin (10/1/2011).
Jadwal pelaksanaan UKM Award dimulai sejak sosialisasi dan pendaftaran peserta (4-10 November 2010), penilaian pendaftar (10 November-18 Desember 2010), penentuan 5 besar setiap kategori (20-24 Desember), penjurian 5 besar (24 Desember 2010-7 Januari 2011) dan penentuan pemenang ( 12 Januari 2011).
Ada 6 kategori pemenang yang diperebutkan. Setiap kategori akan dipilih juara I, II dan III. Kemudian, juga akan dipilih juara umum. Artinya, ada 19 pemenang dengan total hadiah Rp 205 juta.
"Untuk Juara I, II dan III setiap kategori memperoleh masing-masing hadiah uang sebesar Rp 15 juta, Rp 10 juta dan Rp 5 juta. Kalau tahun lalu, masih ada lima kategori dan kali ini ditambah satu kategori UKM Wirausaha Muda," katanya.
Ada 6 kategori yang diperebutkan adalah UKM dengan Kepatuhan terhadap Kewajiban Angsuran dan Kewirausahaan, UKM Pertumbuhan Perdagangan Dalam Negeri dan Ekspor, UKM Pertumbuhan Penyerapan Tenaga Kerja, UKM Kepatuhan Terhadap Pengelolaan Administrasi, UKM Kepedulian Terhadap Lingkungan dan UKM Wirausaha Muda.
Dalam kesempatan itu, salah seorang pemilik Sanggar Batik Sekar Ayu, Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Tuban (UKM binaan Semen Gresik) juga dihadirkan dan memberikan testimoni setelah berhasil memperoleh penghargaan Juara Umum UKM Award 2009. Selain itu, wanita lulusan kelas 5 SD ini juga menyabet penghargaan Upakarti dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara Jakarta pada 20 Desember 2010 dengan kategori Pelestari.