Semen Gresik memberikan penghargaan bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). UKM ini dianggap berjasa dalam ketahanan ekonomi nasional.
Semen Gresik memberikaan apresiasi kepada UKM yang bisa memberikan kemanfaatan bagi aspek lingkungan dan nilai tambah ekonomi. Penghargaan itu diserahkan dalam acara Semen Gresik UKM Award 2009 yang dihelat di hotel Shangri-La, Selasa (8/12/2009).
Untuk perekonomian nasional, kontribusi UKM awal2000 mencapai 59,2 % dari produk domestik bruto (PDB) nasional. Selain itu berdasarkan sifat dan potensinya, UKM juga membuktikan kemampuannya bertahan dalam situasi krisis.
Direktur Utama PT Semen Gresik Dwi Soetjpto mengatakan, kelompok usaha kecil merupakan salah satu pelaku usaha yang terbukti survive di tengah krisis yang melanda Indonesia. Daya tahan yang dimiliki pelaku usaha kecil disebabkan kelompok usaha ini tidak terlalu terkait atau bermasalah dengan kredit perbankan.
"Usaha Kecil tidak lebih dari 0,5% total hutangnya, sedangkan kredit macet pengusaha besar sekitar 70% dari hutangnya yang berjumlah trilunan," kata Dwi Soetjpto dalam rilisnya yang diterima detiksurabaya.com.
Sebagai langkah awal, kegiatan ini diselenggarakan untuk UKM binaan beberapa BUMN di Jatim, seperti Semen Gresik, PT Petrokimia Gresik, PT Telkom, PTPN X, XI, XII, Pelindo, PLN, dan PAL.
100 UKM atau mitra binaan sudah terseleksi awal dengan kriteria sebagai berikut yaitu Patuh terhadap pengelolaan administrasi dan keuangan, patuh terhadap kewajiban angsuran, kemampuan melaksanakan ekspor, kemampuan yang baik dalam penyerapan tenaga kerja dan kepedulian terhadap lingkungan.
Adapun tahapan rangkaian kegiatan Semen Gresik UKM Award dimulai dengan sosialisasi program dan pendaftaran peserta mulai tanggal 26 Oktober-10 November 2009.
Penilaian dewan juri terhadap UKM dimulai 13 November-23 November 2009. Dewan juri menuju ke lokasi UKM dan menentukan nominator pada tanggal 24 November- 1 Desember 2009 serta exhibition profil UKM tanggal 6 Desember 2009.
Tim pelaksana penilaian UKM Award 2009 adalah Laboratorium Pengembangan Manajemen dan Bisnis (LPMB) Fakultas Eknomi Universitas Airlangga. Dalam membuat keputusannya didukung perwakilan PT Semen Gresik, perwakilan Disperindag Jatim, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, dan Perwakilan Kadin Jatim.
Tekad untuk membangun dan mengembangkan usaha kecil dan menengah diperlukan suatu pijakan yang konsisten, sistematis, berkesinambungan, niat tulus, ditunjang iklim berusaha yang kondusif dan memberikan peluang usaha. Dengan cara memberdayakan dengan harapan bahwa kebijakan masing-masing institusi akan mendukung pengembagannya.
Tujuan jangka panjangnya usaha kecil menjelma sebagai pusat perhatian mewujudkan kesejahteraan ekonomi yang berorientasi ekonomi kerakyatan.
Semuanya bermuara agar usaha kecil mampu berkembang lebih efisien, produktif dan memiliki daya saing kuat. Saat ini Semen Gresik memiliki 5415 UKM binaan yang tersebar di berbagai daerah dengan ragam usaha yang beraneka ragam.