UKM Berpotensi Dukung Proses Produksi Semen Gresik

Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) berpeluang mendukung proses produksi PT Semen Gresik Tbk (SMGR). Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto telah memberi sinyal bahwa ke depan para pelaku UKM bisa mendukung proses produksi perseroan.

”Saat ini memang belum, tapi ke depan kami membuka peluang bagi UKM untuk mendukung proses produksi Semen Gresik. Tidak harus menjadi pemasok untuk bahan baku tertentu atau pemasok saat proses pengemasan. Kalau untuk mendukung kebutuhan perseroan dalam hal produksi semen, keikutsertaan UKM memang sangat terbatas,” ujar Dwi di sela-sela acara Semen Gresik UKM Award di Hotel Shangri-La, Surabaya, Selasa malam (8/12/09).

Dwi mengatakan, UKM bisa menjadi pendukung untuk pengadaan mesin-mesin perbengkelan. ”Tentunya itu untuk UKM perbengkelan yang sudah teruji dan punya kualifikasi tertentu,” tuturnya.

Dwi mengatakan, UKM merupakan pilar pembangunan perekonomian nasional dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 59,2%. UKM juga relatif lebih tahan krisis karena fleksibilitas geraknya.

”Karena itulah, UKM harus terus didorong karena kontribusi UKM terhadap perekonomian nasional sudah tidak diragukan lagi,” kata Dwi.

Dia mengemukakan, selama 2009, Semen Gresik telah menyalurkan Rp27 miliar untuk program kemitraan berupa dana bergulir murah untuk UKM.

Pada Semen Gresik UKM Award Selasa malam (8/12/09), dipilih UKM terbaik yang merupakan binaan sejumlah BUMN, mulai dari Semen Gresik sendiri, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Petrokimia Gresik, PT Perkebunan Nusantara X, PT Perkebunan Nusantara XII, Pelindo III, maupun PT PAL.

”Ada lima aspek untuk mengukur kualitas UKM yang akan menjadi terbaik pada malam ini, yaitu administrasi, pelaporan yang baik, penyerapan tenaga kerja, distribusi terutama yang berorientasi ekspor, dan kepedulian lingkungan,” jelas Dwi
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy