UTSG Peduli Bagi-bagi Kambing Lagi


 
Saat ini perusahaan dituntut untuk tidak semata-mata berupaya mengejar keuntungan sebesar-besarnya bagi para pemegang saham, tetapi juga harus mempertimbangkan kepentingan para pemangku kepentingannya. Perusahaan semestinya dapat memberikan kontribusi konkret paling tidak terhadap local community development dimana perusahaan tersebut beroperasi. 
 
Sejalan dengan hal tersebut melalui program pemberdayaan masyarakat “UTSG Peduli” (Sabtu, 28/03/2009) menggulirkan 20 ekor ternak kambing ke Desa Karanglo, Tuban. Bertempat di Dusun Karangrejo secara simbolis penyerahan dilakukan oleh Marsudi Santoso Kasi Bina Lingkungan UTSG kepada Kepala Desa Karanglo Sunandar, selanjutnya tim desa melakukan pembagian berdasarkan hasil pengundian nomor kambing kepada masing-masing penerima. Saat penyerahan Marsudi berpesan agar kambing yang telah diterima dirawat dengan baik sehingga dapat digulirkan kepada penerima selanjutnya dan bagi calon penerima dimohon ikut mengawasi perkembangan ternak sehingga keberlangsungan program dapat terjaga.
 
“Pengguliran ternak kambing ini merupakan yang kelima kalinya dilaksanakan UTSG, pengguliran sebelumnya dilaksanakan di Desa Koro Pongpongan, Desa Temandang, Desa Sumberarum dan Desa Sembungrejo,” tutur Suprapno Karu Binling UTSG sebagai penanggung jawab program. 
 
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk melaksanakan program pemberdayaan ini ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, pada tahap awal di bulan Februari 2009 Binling telah melakukan maping dengan menggali informasi dari perangkat desa, warga maupun tokoh masyarakat untuk mencari alternatif-alternatif program apa yang bisa dikembangkan di desa. Berdasarkan hasil dari maping tersebut bersama pihak desa Binling menentukan bentuk program pemberdayaan yang akan dilakukan. 
 
Untuk desa Karanglo kali ini dipilih pemeliharaan ternak kambing dengan pertimbangan warga tidak kesulitan melaksanakannya dan sesuai dengan kemampuan perusahaan. Sistem pemeliharaan dilakukan secara perorangan dan bila sudah beranak maka anaknya akan digulirkan ke penerima berikutnya. Pihak desa mendata dan menentukan siapa saja yang menjadi penerima kambing dan bersama Binling melakukan sosialisasi, pada tahap awal pengguliran penerima difokuskan warga di sekitaran Widengan Karangrejo. 
 
Untuk menjaga keberlangsungan program Binling bersama-sama pihak Desa akan melakukan pemantauan sehingga diharapkan program dapat menjangkau seluruh wilayah Karanglo. ”Walau kecil secara nominal paling tidak program ini sebagai bentuk kepedulian UTSG dalam membantu mewujudkan masyarakat mandiri dan sejahtera khususnya di sekitar perusahaan,” pungkasnya.          
Copyright © Semen Gresik . All rights reserved. / Privacy Policy