RUPSLB
Jakarta, 15 September 2009 - Pada hari ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan menyetujui adanya perubahan susunan keanggotaan direksi Perseroan. Posisi Wakil Direktur Utama yang semula dijabat oleh Heru Djojo Adiningrat digantikan oleh Navin Sonthalia (CV terlampir).
Selanjutnya susunan Pengurus Perseroan yang baru adalah sebagai berikut:
- Direktur Utama Dwi Soetjipto
- Wakil Direktur Utama Navin Sonthalia
- Direktur Keuangan Cholil Hasan
- Direktur Pemasaran Irwan Suarly
- Direktur Libang & Operasional Suharto
- Direktur Produksi Suparni
Perkembangan Konsumsi Semen Domestik
Sejak bulan Juli 2009, konsumsi semen domestik menunjukkan tren perkembangan yang menggembirakan. Hingga Semester 1/2009, konsumsi semen domestik mengalami penurunan hingga 7,0% YoY (dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008). Sedangkan konsumsi semen hingga bulan Agustus 2009 menunjukkan penurunan 3,8% YoY.
Konsumsi semen di bulan Juli dan Agustus 2009, masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 2,8% dan 7,5% YoY.
Pertumbuhan semen domestik di bulan Juli dan Agustus 2009 lebih banyak disumbang oleh pertumbuhan permintaan semen di luar Pulau Jawa. Di bulan Agustus 2009, permintaan semen domestik tumbuh sebesar sebesar 7,5%, dengan kontribusi pertumbuhan sebesar 22,3% berasal dari luar pulau Jawa, sementara pulau Jawa sendiri yang mengkonsumsi sekitar 55% dari total konsumsi nasional masih mengalami pertumbuhan negatif sebesar 1,9%.
Sementara itu penjualan Perseroan hingga bulan Agustus 2009 mencatat pertumbuhan positif sebesar 1,1% YoY. Lokasi anak perusahaan Perseroan, yaitu PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa di luar pulau Jawa yang mengalami pertumbuhan permintaan semen domestik yang lebih baik dibandingkan pulau Jawa, memberikan kontribusi positif terhadap total penjualan Perseroan.
Sejak semula Perseroan telah memperkirakan bahwa permintaan semen domestik tetap akan mengalami pertumbuhan, sehingga sejak tahun 2007 Perseroan telah melakukan beberapa aktifitas terkait dengan Capacity Management, yang meliputi:
- upgrading peralatan produksi (de-bottlenecking)
- optimalisasi operasi pabrik
- product re-engineering
- pembangunan pabrik baru
Hingga saat ini seluruh aktifitas yang terkait dengan capacity management berjalan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Diantaranya pelaksanaan pembangunan Pabrik Tuban IV yang telah dicanangkan oleh Meneg BUMN pada tanggal 20 Agustus 2009, berjalan sesuai jadwal. Pabrik dengan kapasitas 2,5 juta ton per tahun yang dibangun dengan biaya sekitar Rp3,5 trilun tersebut menggunakan teknologi terkini yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Pada tanggal 3 September 2009 lalu telah ditandatangani perjanjian kontrak fasilitas Letter of Credit (L/C) impor untuk pengadaan peralatan utama Pabrik Tuban IV sebesar Euro €33,363,647 dan US$10,494,360 antara BRI dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Dengan ditandatangani fasilitas ini maka seluruh kebutuhan L/C untuk keperluan pembangunan Tuban IV telah terpenuhi. Sebelumnya untuk Pabrik Tonasa V dan Proyek Pembangkit Listrik di Tonasa telah terpenuhi dari paket sindikasi bank Mandiri sebesar Rp3,54 trilun
Dengan demikian Perseroan siap mengantisipasi pertumbuhan konsumsi semen domestik di tahun-tahun mendatang yang diperkirakan mengalami partumbuh-an positif sejalan dengan perkembangan perekonomian nasional.