Pemilu baru saja berlalu, sebagai warga negara yang baik tidak ketinggalan warga Perdin Semen Gresik Tuban juga turut serta menggelar pesta demokrasi ini. Tidak tanggung-tanggung ada dua TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang didirikan di Perumahan Dinas Sumurgung Tuban, yaitu TPS-14 berada di Perdin Timur dan TPS-15 di Perdin Barat, jumlah DPT-nya berturut-turut adalah 313 dan 334 pemilih terdaftar.
Meski sistem yang dipakai pada Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu atau Pileg sebelumnya yaitu ’mencontreng’ dan bukan ’mencoblos’ ternyata warga perdin tidak kesulitan dengan perubahan sistem itu. Yang membuat sedikit kebingungan adalah kertas suara itu sendiri, maklum kertas suara yang harus dicontreng relatif lebar mengingat jumlah partai yang berlaga ada 44.
Banyaknya partai ternyata membuat pemilih agak kebingungan, hal itu diakui beberapa orang setelah keluar dari bilik pencontrengan. Gapura sempat mewawancarai pemilih di TPS terdekat ternyata kebanyakan pemilih bingung untuk membuka dan melipatnya kembali. ”Sedikit ribet, kertas suaranya lebar banget, sehingga saat hendak melipat kembali kesulitan,” ujar beberapa ibu sesaat setelah keluar dari bilik pencontrengan mengomentari surat suara yang baru saja dicontrengnya.
Meskipun demikian secara umum kondisi keamanan selama dan setelah pencontrengan relatif aman dan tidak ada gangguan yang berarti, hal itu dikatakan oleh Sugiyanto Ketua PPS (Panitia Pemungut Suara) Blok Timur dan M. Anwar Shodiq blok barat, Senin (13/04). ”Meski sempat diwarnai perbedaan pendapat soal kelebihan surat suara, tapi itu bisa diselesaikan dengan baik,” tambah Sugiyanto.
Tentang perolehan suara partai di perdin SG Tuban usai penghitungan, baik perdin barat maupun timur jumlah pastinya baik Sugiyanto maupun M. Anwar Shodiq tidak menyebutnya dengan pasti, ”Sudah lupa, karena datanya langsung dikirim ke Kecamatan,” ujar P. Abreng, nama panggilan M. Anwar Shodiq.
Menyinggung partisipasi warga perdin SG Tuban, Sugiyanto mengatakan bahwa diantara 313 DPT di perdin blok timur yang hadir hanya 168, sedangkan di blok barat yang hadir hanya 188 pemilih dari 334 DPT yang ada. Itulah demokrasi, ’lima menit untuk lima tahun’, kata salah satu lagu Grup Band Coklat.
Tidak jauh beda, Perdin SG Gresik pun seperti tahun-tahun sebelumnya juga ikut meramaikan pesta demokrasi Indonesia termasuk tahun ini. Adapun TPS yang ada di Perdin SG Gresik sejumlah 4 TPS yang terbagi di tiga tempat yakni TPS 01 Perdin Kebun Bocah, TPS 02 di Wisma A.Yani dan 2 TPS (TPS 17 &18) di Perdin Tubanan.
Sebagai warga yang taat hukum dan peduli atas masa depan bangsa, warga Perdin SG Gresik tampak antusias meramaikan agenda 5 tahunan ini. Hampir seluruh warga yang terdaftar dalam DPT hadir untuk men’contreng’ calon legislatif (caleg) yang akan menjadi perwakilan mereka di DPR kelak. Sama dengan daerah lainnya, banyaknya partai, Caleg dan besarnya kartu suara menjadikan para pemilih sedikit kesulitan dalam memilih calonnya, sehingga wajar jika waktu sedikit lambat dari Pemilu-Pemilu sebelumnya.